Komunitas Jakscooter, Wadah Fanatisme Pendukung Persija Penggemar Skuter

- Kamis, 16 April 2020 | 21:18 WIB
Komunitas Pendukung Persija Jakarta, Jakscooter (dok Jakscooter)
Komunitas Pendukung Persija Jakarta, Jakscooter (dok Jakscooter)

AYO BACA : Pemain Setuju Gaji Dipotong 75 Persen, Manajemen Persija Acung Jempol

AYO BACA : Lawan COVID-19, Kiper Persija Ardhiyasa Lelang 3 Barang Spesial Miliknya

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Predikat sebagai salah satu suporter terbesar di Tanah Air memang pantas diberikan kepada pendukung setia tim Persija Jakarta, The Jakmania.

Bukan tanpa alasan, loyalitas, militansi, kreativitas, dan pengorbanan para The Jakmania dalam mendukung tim Macan Kemayoran kala bertanding memang tidak perlu diragukan lagi.

Sejak didirikan pada 19 Desember 1997, The Jakmania kini telah memiliki ratusan ribu anggota yang tersebar bukan hanya di Ibu Kota, melainkan hingga kota-kota lain di Tanah Air.

Seiring dengan segudang prestasi yang berhasil diraih Persija Jakarta di kancah persepakbolaan nasional, jumlah anggota The Jakmania pun terus bertambah, bahkan komunitas pendukung Persija Jakarta pun terus menjamur.

Kali ini redaksi AyoJakarta mencoba menyusun sejarah terbentuknya komunitas pendukung Persija Jakarta yang beranggotakan para pengendara skuter, Jakscooter.

Jakscooter resmi didirikan pada tahun 2004 oleh Irlan Alarancia yang berawal dari wujud kecintaan dan kebanggaan terhadap tim Persija Jakarta dan bertujuan untuk mewadahi rasa fanatisme para pengendara skuter dalam mendukung tim Macan Kemayoran.

"Kebetulan awalnya gue suka skuter, pas gabung di Jakmania, kayanya enak nih ngumpulin anak-anak The Jak yang suka bawa skuter kalo nonton di stadion," ujar Irlan kepada Ayojakarta, Kamis (16/4/2020).

"Jadi tujuan awal gue bentuk Jakscooter, gue mau mengenalkan Persija kepada masyarakat luas dengan keunikan yang dimiliki skuter, apalagi, satu vespa sejuta saudara," tambahnya.

Lebih lanjut, Irlan mengungkapkan bahwa pada awalnya Jakscooter ingin diberi nama Jakvespa, namun karena satu dan lain hal, maka dipilih nama Jakscooter.

"Jadi awalnya mau gue namain Jakvespa, tapi kalau itu kan kayanya merk banget ya, akhirnya ya diputuskan kita kasih nama Jakscooter," katanya.

Pada awal dibentuknya Jakscooter, jumlah anggota mereka pada saat itu hanya sebanyak delapan orang, yang terdiri dari para pengurus pusat The Jakmania yang memiliki skuter dan memutuskan untuk bergabung.

"Awal terbentuk itu gue berdua sama temen gue, Jali. Tapi akhirnya ada beberapa pengurus juga yang gabung, pada beli skuter, jadi di awal-awal adalah delapan orang," ungkap Irlan.

Seiring berjalannya waktu, Jakscooter pun telah mengalami empat kali pergantian ketua umum. Kini posisi tersebut diamanahkan kepada Rudi Darmawan selaku Ketua Umum Jakscooter periode 2020-2022.

Menurut Rudi, jumlah anggota Jakscooter terus bertambah, saat ini, jumlah anggota aktif Jakscooter tercatat 35 orang.

"Anggota kita jumlahnya terus bertambah, kini jumlahnya telah mencapai 35 orang," kata Rudi.

Rudi juga mengungkapkan bahwa tidak ada syarat khusus untuk menjadi anggota Jakscooter, para calon anggota hanya diwajibkan untuk memiliki skuter dan mencintai Persija.

Jakscooter rutin menggelar kopdar di kawasan Taman Menteng, Jakarta Pusat, setiap sabtu malam minggu. Selain mendukung Persija Jakarta bertanding, Jakscooter juga rutin menggelar kegiatan-kegiatan sosial.

AYO BACA : Pesan Marco Motta untuk Jakmania: di Rumah Aja dan Jaga Kebersihan

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Lawan Persela, Persija Tampil Tanpa 5 Pilar Utama

Jumat, 24 September 2021 | 17:20 WIB
X