Tak Bawa SIKM saat Melintas di Tangsel, 110 Pengendara dari Luar Jabodetabek Diputarbalikkan

- Kamis, 11 Juni 2020 | 17:46 WIB
[ilustrasi] Petugas Satpol PP saat memeriksa dokumen pengendara yang akan memasuki wilayah DKI Jakarta di perbatasan Bekasi-Karawang, Jawa Barat, Jumat (29/5). (Foto: Republika/Putra M. Akbar)
[ilustrasi] Petugas Satpol PP saat memeriksa dokumen pengendara yang akan memasuki wilayah DKI Jakarta di perbatasan Bekasi-Karawang, Jawa Barat, Jumat (29/5). (Foto: Republika/Putra M. Akbar)

AYO BACA : Pemohon Keluhkan Situs SIKM Sulit Diakses

AYO BACA : Tak Bisa Tunjukkan SIKM saat Masuk Jakarta, 221 Orang Jalani Karantina

TANGERANG SELATAN, AYOJAKARTA.COM --  Petugas Dishub Pemkot Tangerang Selatan yang tengah merazia pengendara mendapati ratusan pengendara tidak membawa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

Terdata, 110 pengendara dari luar Jabodetabek diputarbalikkan saat melintas ke Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Ratusan kendaraan dipulangkan lantaran tidak mengantongi Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

Diketahui, penetapan SIKM di Kota Tangsel, Banten dimulai pada tanggal 6 Juni 2020. Aturan tersebut tertuang dalam perubahan Peraturan Wali Kota Nomor 19 tentang PSBB, mengikuti Peraturan Gubernur Nomor 24 tahun 2020 pasal 19 tanggal 31 Mei tentang PSBB.

Kepala Dishub Tangsel Purnama Wijaya mengatakan SIKM harus dimiliki oleh masyarakat luar daerah yang hendak datang ke Jabodetabek, atau sebaliknya. Hingga enam hari sejak aturan tersebut diberlakukan tercatat ratusan pengendara tidak membawa SIKM.

“Sampai dengan hari ini sudah tercatat 110 pengendara, kita hentikan, kita liat penumpangnya, dari mana, mau ke mana, terus kita lihat KTP-nya. Kalau misalkan dia memakai pelat luar Jabodetabek tapi KTP-nya Tangsel atau Banten itu boleh melintas,” kata Purnama, Kamis (11/6/2020).

Lebih lanjut, kebanyakan pengendara yang disuruh putar balik adalah pengendara yang berpelat luar Jabodetabek. Anggota dari Dishub nantinya akan menanyakan beberapa pertanyaan terkait tujuan dari para pengendara yang melintas atau bahkan menuju Kota Tangsel.

"Tapi kalau KTP-nya pun luar daerah maka akan ditanya ada urusan apa datang ke Tangsel? apakah mau urusan Bisnis, Pendidikan, atau ada keluarga yang sakit, makan akan kita tanya SIKM-nya. Kalau tidak ada SIKMnya ya mohon maaf kita pulangkan," ucap Purnama.

Kata Purnama, kebanyakan alasan para pengendara tersebut datang ke Tangsel untuk rekreasi dan silaturahmi sehabis lebaran. Tapi banyak juga ditemukan mereka hanya melintas menuju ke Kota Serang, namun tetap aturan harus menujukkan SIKM.

Dari sejumlah pengendara yang dipulangkan, kebanyakan domisili dari Bandung, Karawang, Purwakarta dan daerah-daerah yang berdekatan dengan Jabodetabek.

AYO BACA : Sejak 15 Mei 2020, Pemprov DKI Memroses 25.664 SIKM

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Helikopter Terguling di Bandara Budiarto Tangerang

Senin, 13 September 2021 | 15:22 WIB
X