Olimpiade Tokyo 2020: Rionny Mainaky Sempat Kawatir Bulu Tangkis Gagal Sumbang Emas

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 18:18 WIB
Greysia Polii/ Apriyani Rahayu (Badmintonindonesia.org)
Greysia Polii/ Apriyani Rahayu (Badmintonindonesia.org)

TEBET, AYOJAKARTA -- Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PP PBSI) Rionny Mainaky bersyukur bahwa timnya dapat mempertahankan tradisi medali emas di ajang olimpiade. 

Emas itu dihasilkan lewat torehan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Mereka berhasil mengumandangkan Indonesia Raya di Musashino Forest Sport Plaza Tokyo, Jepang.

Namun sebelum hal itu terjadi, Rionny membeberkan kegelisahannya soal mempertahankan tradisi emas bulu tangkis Indonesia di panggung olimpiade. 

Kegelisahan dan kekhawatiran Rionny muncul ketika pemain-pemain andalan Indonesia yang ditargetkan juara, mulai berguguran satu per satu. Pemain yang menjadi andalan PBSI untuk meraih medali yaitu Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. 

"Saya sempat kawatir juga ketika pemain-pemain yang kita andalkan terhenti," ungkap Rionny dalam keterangan resminya lewat Tim Humas PP PBSI, Selasa 3 Agustus 2021.

Namun, kekawatiran itu segera dia tepis ketika Rionny melihat Greysia/Apriyani dan pelatih Eng Hian, baik di dalam maupun di luar lapangan. Dia jadi kembali tenang dan punya keyakinan bahwa mereka bisa menang.

"Ini berkat seluruh doa dan dukungan masyarakat Indonesia juga semua pihak di PBSI yang sudah melayani para atlet dan pelatih dengan sangat baik jadi mereka bisa berlatih dengan maksimal. Dengan itu saya mengucapkan terima kasih yang sangat besar," pungkasnya.

Editor: Husnul Khatimah

Tags

Terkini

Debut di Piala Sudirman, Putri KW Justru Termotivasi

Selasa, 14 September 2021 | 14:25 WIB

Keinginan Richard Mainaky di Sisa Waktu Jelang Pensiun

Senin, 13 September 2021 | 14:45 WIB
X