PSIS Semarang Minta PSSI Tanggung Biaya Jika Kompetisi Dilanjutkan

- Kamis, 4 Juni 2020 | 17:16 WIB
Striker PSIS Semarang, Hari Nur duel bola atas lawan center back PS Sleman, Ikhwan Ciptady dalam lanjutan Kompetisi Liga 1 musim 2019. (Ayojakarta.com/Budi Cahyono)
Striker PSIS Semarang, Hari Nur duel bola atas lawan center back PS Sleman, Ikhwan Ciptady dalam lanjutan Kompetisi Liga 1 musim 2019. (Ayojakarta.com/Budi Cahyono)

SEMARANG, AYOJAKARTA.COM -- Manajemen PSIS Semarang meminta semua biaya ditanggung PSSI jika Liga 1 kembali digulirkan. Biaya tersebut meliputi biaya operasional, jaminan kesehatan dan tes swab.

Pernyataan tersebut disampaikan, General Manager PSIS, Wahyoe “Liluk” Winarto. Dia juga meminta keamanan dan kesehatan semua elemen pertandingan, terutama pemain benar-benar diperhatikan.

AYO BACA : 3 Syarat Persija Jika PSSI Ingin Lanjutkan Liga 1

"Kita inginnya kompetisi berhenti, pertimbangannya yang pertama adalah protokol kesehatan. Kedua sistem regulasinya bagaimana, dan jika memang kompetisi Liga 1 tetap harus berjalan PSIS minta semua biaya ditanggung PSSI. Mulai dari biaya operasional, jaminan kesehatan, tes swab, serta subsidi bagi klub minimal Rp1,5 miliar," ujarnya.

Dia menerangkan, sesuai SOP semua yang terlibat pertandingan harus karantina selama 14 hari. Selain mengganggu jadwal kompetisi, pasti juga timbul biaya lain selama karantina. 

AYO BACA : Skuat Persija Tetap Dipertahankan dalam Isu Kelanjutan Liga 1

"Jika itu terjadi, kita berharap biaya yang timbul ditanggung PSSI," imbuhnya.

Menurutnya, jika biaya yang timbul itu dibebankan kepada klub akan sangat berat. Karena klub sulit dapat pemasukan dalam situasi seperti ini. Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Semarang itu berharap semua opsi yang diberikan PSSI dipertimbangkan lagi dengan sangat matang. Sebab, semua menyangkut keselamatan para pemain, wasit, perangkat pertandingan, hingga elemen lainnya.

"Pastinya jika bergulir kemungkinan besar tanpa penonton, tak ada pemasukan tiket. Pasti berat bagi klub untuk membiayai operasional pertandingan. Apalagi sampai saat ini kita masih punya tanggungan bayar gaji pemain 25 persen," tambahnya.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Ini Skuad Tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2020

Senin, 20 September 2021 | 15:23 WIB
X