Mantan Pesepak Bola Liga Super Turki Akui Bunuh Putranya Sendiri

- Kamis, 14 Mei 2020 | 09:55 WIB
Cevher Toktas bersama putranya. (Goal)
Cevher Toktas bersama putranya. (Goal)

BURSA, AYOJAKARTA.COM  --  Pemain sepak bola yang pernah bermain untuk klub Liga Super Turki Hacettepe SK, Cevher Toktas mengakui telah membunuh putra kandungnya sendiri. Sebagaimana dilansir Goal International, Kamis (14/05/2020), pemain yang berposisi sebagai bek tengah tersebut mengatakan pengakuan tersebut 11 hari setelah putranya, Kasim dinyatakan meninggal karena sakit oleh pihak rumah sakit.

Diketahui, pada Kamis (23/04/2020), Toktas membawa putranya ke rumah sakit dengan alasan demam dan batuk-batuk. Keduanya pun dikarantina karena diduga menunjukkan gejala virus corona.

AYO BACA : 1 Juni, Liga Inggris Kembali Diputar Tanpa Penonton

Kemudian, Toktas berteriak memanggil dokter karena putranya kesulitan bernapas. Beberapa saat kemudian, putranya dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19 dan dimakamkan. Namun, Toktas kini mengakui kenyataan sebenarnya bahwa dirinya mencekik putranya dengan bantal hingga meninggal, setelah menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

“Saya menekan bantal pada anak saya yang sedang berbaring telentang. Selama 15 menit, saya menekan bantal tanpa mengangkatnya. Anak saya berjuang selama waktu itu. Setelah dia berhenti bergerak, saya mengangkat bantalnya. Kemudian saya berteriak kepada dokter untuk membantu menghilangkan kecurigaan dari saya,” katanya melalui kantor kejaksaan Bursa, Turki.

AYO BACA : Terluka Parah, Tony Ferguson Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Lawan Justin Gaethje di UFC 249

Motif pembunuhan pemain berusia 33 tahun tersebut pun tak masuk akal. Toktas mengakui bahwa dirinya tidak pernah menyukai anaknya sendiri sejak lahir sehingga tega melakukan pembunuhan tersebut.

“Saya tidak pernah mencintai putra bungsu saya setelah dia lahir. Saya tidak tahu mengapa saya tidak mencintainya. Satu-satunya alasan mengapa saya membunuhnya hari itu adalah karena saya tidak menyukainya. Saya tidak punya masalah mental apa pun," katanya.

Toktas pun mengaku menyesali perbuatannya. Kini, Totkas masih menunggu proses persidangan. Sementara itu, makam putranya kembali digali untuk keperluan autopsi lebih lanjut.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Ini Skuad Tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2020

Senin, 20 September 2021 | 15:23 WIB
X