Ulah Rusuh Suporter, PSSI Siap Bayar Sanksi Denda Rp 643 Juta dari FIFA

- Rabu, 9 Oktober 2019 | 12:51 WIB
Kerusuhan mewarnai pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia grup G antara Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (5/9/2019)/Ayojakarta.com
Kerusuhan mewarnai pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia grup G antara Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (5/9/2019)/Ayojakarta.com

JAKARTAPUSAT, AYOJAKARTA.COM --  Indonesia tidak hanya gagal menjadi calon tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Tapi juga harus menghadapi sanksi denda dari Federation Internationale de Football Association (FIFA). 

Aksi oknum suporter timnas Indonesia telah menodai pertandingan perdana putaran kedua Grup G babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona di Stadion Gelora Bung Karno pada Kamis (5/9/2019) lalu. 

Sebagai hukuman dari FIFA, PSSI harus membayar denda sebesar Rp 643 juta. 

Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria menyatakan siap menjalankan putusan dari FIFA tersebut, 

AYO BACA : PSSI Tetapkan Jadwal Final Leg 2 PSM Makassar vs Persija

PSSI menghormati proses hukum dan putusan dari FIFA. Kami akan segera memenuhi kewajiban kami dan mengevaluasi agar tidak terulang,” ujar Ratu Tisha, Rabu (9/10/2019).

Ratu Tisha berharap kerusuhan yang mewarnai duel Timnas Indonesia dan Malaysia itu yang terakhir kalinya. 

“Sepak bola harusnya menyatukan, mempromosikan keragaman budaya dan menyerukan sikap saling menghormati,” kata Tisha.

Ke depan, masih kata Ratu Tisha, PSSI akan terus menyerukan kampanye persatuan dan kesatuan dalam sepak bola Indonesia. 

Halaman:

Editor: Widya Victoria

Tags

Terkini

Ini Skuad Tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2020

Senin, 20 September 2021 | 15:23 WIB

Debut di Piala Sudirman, Putri KW Justru Termotivasi

Selasa, 14 September 2021 | 14:25 WIB
X