Studi Terbaru: Penyintas Covid-19 Alami Kecerdasan Otak Menurun

- Kamis, 29 Juli 2021 | 07:51 WIB
Ilustrasi (Pixabay)
Ilustrasi (Pixabay)

TEBET, AYOJAKARTA -- Sebuah penelitian baru diterbitkan dalam jurnal The Lancet EClinicalMedicine menemukan hasil yang mengejutkan pada penyintas Covid-19. Studi menemukan bahwa orang yang telah pulih dari Covid-19 cenderung mendapat skor yang jauh lebih rendah pada tes kecerdasan dibandingkan dengan mereka yang tidak tertular.

Temuan ini menunjukkan virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19 bisa menghasilkan pengurangan substansial dalam kemampuan kognitif. Penurunan terjadi, terutama pada mereka yang menderita penyakit lebih parah.

“Secara kebetulan, pandemi meningkat di Inggris ketika saya mengumpulkan data kesehatan kognitif dan mental dalam skala yang sangat besar sebagai bagian dari kolaborasi BBC2 Horizon, Great British Intelligence Test,” kata pemimpin penelitian  Adam Hampshire, yang juga seorang profesor di Laboratorium Komputasi, Kognitif, dan Neuroimaging Klinis di Imperial College London, dilansir dari psypost.org, Selasa (27/7).

“Tes ini terdiri dari serangkaian tugas yang dirancang untuk mengukur berbagai dimensi kemampuan kognitif untuk aplikasi baik dalam sains warga maupun penelitian klinis,” lanjut Hampshire.

“Saya memperluas penelitian untuk memasukkan informasi tentang penyakit Covid-19 dan dampak pandemi pada kehidupan sehari-hari secara umum,” lanjut Hampshire lagi.

Di dalam studinya, Hampshire dan timnya menganalisis data dari 81.337 peserta yang menyelesaikan tes kecerdasan antara Januari hingga Desember 2020. Dari seluruh sampel, 12.689 orang melaporkan bahwa mereka penyintas Covid-19 dengan berbagai tingkat keparahan pernapasan.

Setelah mengontrol faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, bahasa asal, tingkat pendidikan, dan variabel lainnya, para peneliti menemukan bahwa mereka yang tertular Covid-19 cenderung berkinerja buruk pada tes kecerdasan dibandingkan dengan mereka yang tidak tertular. Defisit terbesar diamati pada tugas-tugas yang membutuhkan penalaran, perencanaan, dan pemecahan masalah

“Ini sejalan dengan laporan long Covid, seperti 'kabut otak', kesulitan berkonsentrasi, dan kesulitan menemukan kata-kata yang benar adalah hal biasa," kata para peneliti.

Penelitian sebelumnya juga menemukan bahwa sebagian besar penyintas Covid-19 dipengaruhi oleh komplikasi neuropsikiatri dan kognitif.

Halaman:

Editor: Husnul Khatimah

Tags

Terkini

Cara Cepat Turunkan Berat Badan Tanpa Olahraga

Senin, 27 September 2021 | 13:51 WIB

Cara Mudah Mengatasi Tumit Pecah-pecah dengan Benar

Senin, 27 September 2021 | 13:17 WIB

6 Pertanda Kamu Kekurangan Vitamin

Minggu, 26 September 2021 | 08:50 WIB

7 Manfaat Buah Naga: Nomor 5 tentang Kekebalan Tubuh

Sabtu, 25 September 2021 | 13:56 WIB

Begini Tahapan Menggunakan Skincare Pada Malam Hari

Jumat, 24 September 2021 | 13:47 WIB

Ketahui Tipe Masker Wajah Mana yang Cocok Untuk Kulitmu

Kamis, 23 September 2021 | 13:12 WIB

Benarkah Minum Air Putih Bisa Turunkan Berat Badan?

Kamis, 23 September 2021 | 06:56 WIB

Kenali 3 Penyebab Bau Mulut yang Sering Terjadi

Rabu, 22 September 2021 | 19:16 WIB

Hindari 5 Hal Ini Saat Perut Kosong

Selasa, 21 September 2021 | 08:48 WIB

5 Kebiasaan di Pagi Hari Ini Bisa Bikin Berat Badan Naik

Selasa, 21 September 2021 | 08:35 WIB

Penyebab Berat Badan Susah Turun Meski Sudah Diet Ketat

Minggu, 19 September 2021 | 16:00 WIB
X