Jenis-jenis Puasa yang Berdampak Positif Bagi Kesehatan, Simak Yuk!

- Jumat, 12 Maret 2021 | 07:00 WIB
Ilustrasi puasa (AyoBandung)
Ilustrasi puasa (AyoBandung)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Puasa kini menjadi salah satu praktik diet, di mana orang tidak mengonsumsi makanan atau minuman berkalori dalam jangka waktu tertentu. Beberapa orang berpuasa beberapa jam per hari, sementara yang lain berpuasa dalam jangka waktu 24-48 jam, atau lebih.

Dilansir di laman Medical News Today pada Kamis (11/3), orang-orang telah mempraktikkan puasa yang bervariasi selama ratusan tahun. Ada banyak metode puasa yang dapat diikuti orang.

Tinjauan sistematis pada 2015 menemukan bukti bahwa puasa dapat berdampak positif pada kesehatan, misalnya meningkatkan metabolisme dan mengurangi risiko kegemukan, hati berlemak, diabetes, serta kanker pada hewan pengerat. Penelitian pada manusia mendukung gagasan puasa dapat mengurangi obesitas. Meskipun ada banyak bentuk puasa, orang dapat memilih metode paling sesuai dengan kebutuhannya.

Pertama, puasa alternatif. Saat berpuasa, orang cenderung menghindari konsumsi makanan dan minuman mengandung energi atau kalori. Pada hari makan, mereka dapat mengonsumsi makanan dan minuman mengandung kalori sebanyak yang diperlukan.

Kedua, puasa modifikasi. Pada hari-hari puasa, orang biasanya hanya mengonsumsi 20-25 persen dari kebutuhan kalori dan mengonsumsi kalori sebanyak yang mereka butuhkan pada hari-hari makan. Orang yang mengikuti diet ini melakukan puasa selama dua hari berturut-turut per pekan.

Ketiga, makan dengan batasan waktu. Puasa intermiten melibatkan pembatasan waktu, di mana seseorang dapat makan hingga beberapa jam per hari. Misalnya, beberapa orang mungkin memiliki jendela makan antara pukul 12.00–18.00 dan berpuasa di luar jam-jam tersebut.

Keempat, puasa Ramadhan. Ramadhan adalah bulan suci untuk umat Islam. Selama Ramadhan, seseorang berpuasa sejak sebelum fajar hingga matahari terbenam.

Kelima, puasa agama lain. Orang yang menganut agama lain dapat mengambil bagian dalam puasa tertentu.

Bagi kebanyakan orang, apa pun yang mereka konsumsi selama puasa harus memiliki kalori nol, kecuali mereka mengambil bagian dalam puasa yang dimodifikasi, seperti diet 5:2. Air mengandung nol kalori, artinya seseorang dapat meminumnya sebanyak yang mereka inginkan selama periode puasa.

Halaman:

Editor: Husnul Khatimah

Tags

Terkini

Begini Tahapan Menggunakan Skincare Pada Malam Hari

Jumat, 24 September 2021 | 13:47 WIB

Ketahui Tipe Masker Wajah Mana yang Cocok Untuk Kulitmu

Kamis, 23 September 2021 | 13:12 WIB

Benarkah Minum Air Putih Bisa Turunkan Berat Badan?

Kamis, 23 September 2021 | 06:56 WIB

Kenali 3 Penyebab Bau Mulut yang Sering Terjadi

Rabu, 22 September 2021 | 19:16 WIB

Hindari 5 Hal Ini Saat Perut Kosong

Selasa, 21 September 2021 | 08:48 WIB

5 Kebiasaan di Pagi Hari Ini Bisa Bikin Berat Badan Naik

Selasa, 21 September 2021 | 08:35 WIB

Penyebab Berat Badan Susah Turun Meski Sudah Diet Ketat

Minggu, 19 September 2021 | 16:00 WIB

Ikuti Cara Ini Untuk Memanjangkan Rambut

Sabtu, 18 September 2021 | 18:21 WIB

7 Manfaat Minum Teh Lemon Campur Jahe

Jumat, 17 September 2021 | 15:40 WIB

Cara Ampuh Atasi Perut Buncit Menurut dr Zaidul Akbar

Jumat, 17 September 2021 | 11:38 WIB

3 Gejala Kamu Alami Intoleransi Laktosa

Kamis, 16 September 2021 | 11:51 WIB
X