Pemakaian APD Meningkat, Limbah Infeksius Berserakan, Ini Penanganan Khususnya

- Sabtu, 4 April 2020 | 06:54 WIB
Ilustrasi alat perlindungan diri untuk tenaga medis yang menangani pasien COVID-19. (pingpoint.co.id)
Ilustrasi alat perlindungan diri untuk tenaga medis yang menangani pasien COVID-19. (pingpoint.co.id)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Tingginya kesadaran masyarakat memakai alat pelindung diri (APD) di tengah pandemi COVID-19, berdampak pada peningkatan jumlah jenis sampah infeksius (menyebar penyakit). 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih, menyebut, peralatan APD seperti masker dan sarung tangan sekali pakai masuk kategori limbah bahan beracun berbahaya (B3). Sampah jenis ini meningkatkan risiko bagi keselamatan dan kesehatan umum. 

"Sebelumnya, limbah jenis ini terkonsentrasi di fasilitas pelayanan kesehatan. Namun sekarang sampah jenis ini juga banyak timbul dari rumah tangga, sehingga dibutuhkan penanganan khusus," kata Andono Warih dalam keterangan resminyaa, Jumat (3/4/2020).

Diberitakan kemarin, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta pun menerapkan protokol pengelolaan limbah B3 dari rumah tangga dengan tujuan untuk mencegah penyebaran COVID-19. 

"Selain itu, juga untuk melindungi petugas kebersihan di garda depan yang terlibat dalam penanganan sampah," jelasnya.

Pengelolaan limbah infeksius dari fasilitas pelayanan kesehatan berpedoman pada Permen LHK Nomor 56/2015 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah B3 dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan

"Tata kelola ini sudah berjalan. Rumah sakit dan klinik kesehatan telah bekerja sama dengan jasa pengolahan limbah medis yang berizin dari Kemen LHK," katanya.

Sedangkan untuk pengelolaan Limbah Infeksius (Limbah B3) yang bersumber dari rumah tangga, berpedoman pada Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 2/2020 tentang Pengelolaan Limbah Infeksius (Limbah B3) dan Sampah Rumah Tangga dari Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19). 

Ia khawatir masker bekas sekali pakai yang potensial berstatus limbah B3 dimanfaatkan orang untuk dipakai ulang atau dijual kembali kepada masyarakat, sehingga membahayakan kesehatan pemakai selanjutnya.

Halaman:

Editor: Aldi Gultom

Tags

Terkini

Penyebab Berat Badan Susah Turun Meski Sudah Diet Ketat

Minggu, 19 September 2021 | 16:00 WIB

Ikuti Cara Ini Untuk Memanjangkan Rambut

Sabtu, 18 September 2021 | 18:21 WIB

7 Manfaat Minum Teh Lemon Campur Jahe

Jumat, 17 September 2021 | 15:40 WIB

Cara Ampuh Atasi Perut Buncit Menurut dr Zaidul Akbar

Jumat, 17 September 2021 | 11:38 WIB

3 Gejala Kamu Alami Intoleransi Laktosa

Kamis, 16 September 2021 | 11:51 WIB

Ini Manfaat Konsumsi Cabai Hijau untuk Kesehatan

Rabu, 15 September 2021 | 17:59 WIB

Ketahui Efek Baik dan Buruk Konsumsi Yoghurt

Rabu, 15 September 2021 | 16:35 WIB

Ini 4 Tanda Skincare yang Dipakai Cocok untuk Kulitmu!

Rabu, 15 September 2021 | 11:58 WIB

Lakukan 6 Hal Ini Agar Mood Anda di Pagi Hari Lebih Baik

Selasa, 14 September 2021 | 07:50 WIB

Tips Mudah Hindari Gigi Ngilu karena Sensitif

Senin, 13 September 2021 | 16:06 WIB

5 Manfaat Kesehatan Bernyanyi

Senin, 13 September 2021 | 14:18 WIB

Mitos dan Fakta Tentang Madu

Senin, 13 September 2021 | 14:07 WIB

Studi: Masker Kain Bertahan Lama Tangkal Virus Corona

Senin, 13 September 2021 | 09:01 WIB
X