Batan Tawarkan Teknik Serangga Mandul untuk Tekan DBD, Bagaimana Cara Kerjanya?

- Jumat, 6 September 2019 | 11:20 WIB
Aedes aegypti/pixabay
Aedes aegypti/pixabay

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) menawarkan pemanfaatan teknologi radiasi untuk memandulkan nyamuk Aedes Aegypti, nyamuk pembawa virus dengue (demam berdarah).

Pemandulan itu untuk menekan populasi Aedes Aegypti dalam upaya mencegah dan mengurangi kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD).

"Pemahaman umum masyarakat bahwa radiasi menyebabkan kemandulan. Itu yang kita manfaatkan. Radiasi bikin mandul dan itu kita pakai ke serangga," kata Kepala Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) Batan, Totti Tjiptosumirat, di Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Dalam hal ini, ia menjelaskan, proses sterilisasi menggunakan radiasi diterapkan pada nyamuk jantan sehingga ketika ia kawin dengan ratu nyamuk maka telur yang dihasilkan tidak akan bisa menetas. 

"Kita memelihara, memperbanyak serangga-serangga pejantan mandul di mana dia akan mengawini ratu nyamuk. Tetapi setelah kawin, si jantan mati, si ratu bertelur kemudian mati, telurnya tidak akan menetas. Populasi akan turun karena tidak ada yang menetas," ujar Totti.

Ia menambahkan, teknologi itu aman karena tidak menggunakan bahan kimia seperti pemberantasan nyamuk menggunakan insektisida.

Batan akan melepaskan nyamuk-nyamuk yang sudah dimandulkan ke alam bebas. Nyamuk-nyamuk jantan mandul itu akan kawin dengan nyamuk betina di alam bebas, namun tidak akan terjadi pembuahan setelah perkawinan itu sehingga telur yang dihasilkan tidak akan menetas. Dengan demikian, populasi nyamuk akan menyusut.

Teknik Serangga Mandul yang dikembangkan Batan sejak 2005 mempunyai tingkat keberhasilan sangat tinggi, dengan efektivitas penurunan populasi nyamuk sampai 96,35 persen. 

Teknologi nyamuk mandul telah dimanfaatkan oleh beberapa daerah di Indonesia, di antaranya Solo, Salatiga, Banjarnegara, Semarang, Bangka Belitung, dan kompleks perumahan Batan. Hasil pengamatan dua tahun di daerah-daerah tersebut menunjukkan penurunan kasus demam berdarah.

Halaman:

Editor: Aldi Gultom

Tags

Terkini

Ketahui Tipe Masker Wajah Mana yang Cocok Untuk Kulitmu

Kamis, 23 September 2021 | 13:12 WIB

Benarkah Minum Air Putih Bisa Turunkan Berat Badan?

Kamis, 23 September 2021 | 06:56 WIB

Kenali 3 Penyebab Bau Mulut yang Sering Terjadi

Rabu, 22 September 2021 | 19:16 WIB

Hindari 5 Hal Ini Saat Perut Kosong

Selasa, 21 September 2021 | 08:48 WIB

5 Kebiasaan di Pagi Hari Ini Bisa Bikin Berat Badan Naik

Selasa, 21 September 2021 | 08:35 WIB

Penyebab Berat Badan Susah Turun Meski Sudah Diet Ketat

Minggu, 19 September 2021 | 16:00 WIB

Ikuti Cara Ini Untuk Memanjangkan Rambut

Sabtu, 18 September 2021 | 18:21 WIB

7 Manfaat Minum Teh Lemon Campur Jahe

Jumat, 17 September 2021 | 15:40 WIB

Cara Ampuh Atasi Perut Buncit Menurut dr Zaidul Akbar

Jumat, 17 September 2021 | 11:38 WIB

3 Gejala Kamu Alami Intoleransi Laktosa

Kamis, 16 September 2021 | 11:51 WIB
X