Antara George Floyd dan Said Didu

- Jumat, 12 Juni 2020 | 09:53 WIB
Muhammad Said Didu (Twitter)
Muhammad Said Didu (Twitter)

George Floyd mendadak jadi terkenal. Tak saja di Amerika, tapi di seluruh dunia. Kematian lelaki kulit hitam oleh polisi Amerika ini telah menciptakan gelombang massa. 

Karena kematian satu nyawa ini, protes, demonstrasi, bahkan penjarahan dan kerusuhan terjadi di hampir semua negara bagian di Amerika

Hadapi situasi tak terkendali, Donald Trump terpaksa siapkan tentara. Tapi, permintaan Trump ditolak oleh Menteri Pertahanan, Mark Esper. Trump berang. Sang menteri pun mau dipecat. Tapi tak jadi, karena ada masukan dari sejumlah penasehat presiden. 

Segawat itulah Amerika sehingga harus menurunkan pasukan tempur? Apakah situasi Amerika sudah tak terkendali dan Trump tak sanggup lagi menghadapi? 

Di setiap negara ada Floyd. Seorang korban kesewenang-wenangan kekuasaan. Ada yang mati dibunuh, ada yang diculik, ada yang ditangkap, ada yang dijadikan tersangka, dan ada pula yang diteror dan diintimidasi. Masing-masing negara punya caranya sendiri untuk menghadapi protes rakyatnya. 

Faktor utama Soekarno dan Soeharto jatuh karena kesewenang-wenangan itu. Kasus pemberontakan PKI dan krisis ekonomi itu hanya trigger belaka. 

Jika di Amerika ada Floyd, di Indonesia ada Said Didu. Memang beda. Floyd dituduh memakai kupon kedaluwarsa. Said Didu dituduh mencemarkan nama baik. 

Bedanya lagi, Floyd mati dengan cara yang sadis dan videonya ditonton oleh masyarakat di seluruh dunia. Sementara Said Didu ditetapkan jadi tersangka yang suratnya beredar dan menggegerkan dunia maya. 

Said Didu dilaporkan ke polisi setelah dituduh melakukan pencemaran nama baik seseorang yang dianggap sangat kuat posisinya di lingkaran kekuasaan. 

Halaman:

Editor: Widya Victoria

Tags

Terkini

Joe Biden is Not My President! Begitu Katanya...

Kamis, 21 Januari 2021 | 13:22 WIB

PDIP Sendirian Hadapi Demo Umat Islam

Jumat, 26 Juni 2020 | 11:13 WIB

Angka Sempurna

Jumat, 26 Juni 2020 | 09:36 WIB

PDIP Diserang, PDIP Melawan

Kamis, 25 Juni 2020 | 11:40 WIB

Lagi

Kamis, 25 Juni 2020 | 10:18 WIB

Penyair Rendah Hati

Rabu, 24 Juni 2020 | 09:37 WIB

Siapa Memeras Pancasila?

Selasa, 23 Juni 2020 | 19:08 WIB

MUI Jangan Khianati Umat

Selasa, 23 Juni 2020 | 12:59 WIB

Menerawang Keindahan

Selasa, 23 Juni 2020 | 09:20 WIB

Guo Kai

Senin, 22 Juni 2020 | 11:31 WIB

Kenangan Aceh di Kota Tua Jakarta

Senin, 22 Juni 2020 | 10:26 WIB

Takut Informasi

Senin, 22 Juni 2020 | 09:42 WIB

Umat Islam Buru Oknum Di Balik RUU HIP

Minggu, 21 Juni 2020 | 11:28 WIB

Teka-Teki Deret Angka

Minggu, 21 Juni 2020 | 07:27 WIB

Kelirumologi Pukul-Rataisme

Sabtu, 20 Juni 2020 | 12:50 WIB
X