Obat Terapi Covid-19 Langka, Ini Kata Muhadjir

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 13:50 WIB
Ilustrasi / dok. Pixabay
Ilustrasi / dok. Pixabay

TEBET, AYOJAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut saat ini terjadi kelangkaan obat yang digunakan dalam menangani pasien Covid-19. Dia membeberkan hal itu tidak hanya terjadi di satu daerah, bahkan berskala nasional.

"Masalah obat ini nanti saya diskusikan dengan Pak Menkes. Untuk pengadaan obat-obat tertentu terutama yang bergejala berat dan kritis, termasuk jarang di sini (Kalsel) obatnya," ujarnya usai mengunjungi RSUD Ulin Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis 5 Agustus 2021.

Persoalan tersebut, kata Muhadjir, juga dikarenakan obat-obatan itu masih impor. Di antara obat yang dibutuhkan, menurutnya, obat antiviral yang paling penting harus dijamin ketersediaannya. 

Dia bahkan menekankan bahwa ketersediaan obat antiviral tidak boleh hanya ada di level rumah sakit, melainkan harus tersedia di tingkat bawah yakni puskesmas.

"Masalahnya kelangkaan obat-obat ini juga sudah sangat mendesak. Memang di samping langka, kebutuhannya mendesak karena untuk mereka yang kondisinya buruk dan kritis," ujarnya. 

Selain masalah kelangkaan obat, Muhadjir juga menyoroti mengenai tingkah laku masyarakat yang terinfeksi Covid-19. Dia menyampaikan, masih banyak masyarakat yang tidak melaporkan diri ke puskesmas karena menganggap virus itu tidak berbahaya.

"Covid-19 ini jangan ditunda-tunda, jangan kemudian ditahan-tahan, harus lapor kemudian dibawa ke RS. Akan tetapi, memang sebaiknya kalau masih OTG jangan keburu-buru dibawa ke RS, lapor dulu ke puskesmas," pungkasnya.

 

Editor: Firda Puri Agustine

Tags

Terkini

Cek! Cara Dapat BLT UMKM Rp 1,2 Juta Tanpa Harus Antre

Minggu, 19 September 2021 | 09:37 WIB

3 Doa yang Dianjurkan Diamalkan di Hari Jumat

Jumat, 17 September 2021 | 07:39 WIB
X