Pembukaan Bertahap PPKM Level 4, Kepatuhan Prokes Jadi Modal Penting

- Jumat, 23 Juli 2021 | 18:08 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito / dok. Rusman-Biro Pers Sekretariat Presiden
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito / dok. Rusman-Biro Pers Sekretariat Presiden

TEBET, AYOJAKARTA  - Pemerintah berencana melakukan pembukaan bertahap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 - sebelumnya disebut PPKM Darurat-, pada 26 Juli 2021. Namun, dengan catatan, jika tren kasus Covid-19 alami penurunan. 

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito mengatakan bahwa kepatuhan protokol kesehatan (prokes) serta cakupan kinerja posko menjadi modal penting dalam kesiapan daerah menghadapi rencana tersebut. 

"Kepatuhan memakai masker di tingkat desa/kelurahan sudah cukup baik, dibuktikan dengan persentase desa/kelurahan yang tidak patuh dibawah 30% pada 7 Provinsi di Jawa-Bali," kata Wiku dalam keterangannya, dikutip dari laman resmi Satgas Covid-19, Jumat 23 Juli 2021. 

Sementara,  kepatuhan menjaga jarak masih menjadi kendala di banyak desa/kelurahan, seperti di DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Banten. Tiga Provinsi ini lebih dari 30% desa/kelurahannya tidak patuh menjaga jarak. 

Selanjutnya, jika dilihat pada cakupan laporan kinerja posko, sebagian besar provinsi kurang dari 50% poskonya melaporkan kinerja. Provinsi tersebut adalah Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Banten.

“Saya apresiasi untuk DKI Jakarta, DIY dan Bali yang pelaporan kinerja poskonya sudah dilakukan oleh lebih dari 50% posko di daerah masing-masing,” ujar Wiku. 

Untuk itu, dia meminta Pemerintah DKI Jakarta meningkatkan angka kesembuhan dan meningkatkan desa/kelurahan di wilayahnya untuk patuh menjaga jarak.

Sementara Pemerintah Jawa Tengah dan Banten untuk menurunkan angka kematian, meningkatkan desa/kelurahan di wilayahnya untuk patuh menjaga jarak, serta meningkatkan pelaporan kinerja posko pada posko-posko yang sudah terbentuk.

Kemudian, Pemerintah Jawa Barat dan Jawa Timur, Prof Wiku meminta untuk menurunkan angka kematian serta meningkatkan pelaporan kinerja posko pada posko-posko yang sudah terbentuk, Adapun Pemerintah DIY untuk meningkatkan angka kesembuhan dan menurunkan angka kematian,

Halaman:

Editor: Firda Puri Agustine

Tags

Terkini

Virus Corona Tak Akan Hilang, Begini Pesan Dokter Reisa

Selasa, 28 September 2021 | 11:59 WIB

Mudah, Begini Cara Cek NIK KTP Secara Online

Selasa, 28 September 2021 | 09:19 WIB

Kematian Anak Akibat Covid-19 Tinggi

Selasa, 28 September 2021 | 08:26 WIB

Menkes Sebut PTM Bakal Ditiadakan Jika Terjadi Hal Ini

Selasa, 28 September 2021 | 06:55 WIB

Polisikan Fatia dan Haris Azhar , Ini Kata Luhut

Senin, 27 September 2021 | 14:57 WIB

Covid-19 Akan Melemah dan Jadi Flu Biasa Kata Ahli

Minggu, 26 September 2021 | 14:57 WIB

Tanya Jawab BSU atau BLT Pekerja Tahap 4 dan Tahap 5

Sabtu, 25 September 2021 | 15:37 WIB
X