Polisi Periksa dr Louis Terkait Ucapan 'Korban Meninggal Bukan Karena Covid-19'

- Senin, 12 Juli 2021 | 17:59 WIB
Polisi Periksa dr Louis Terkait Ucapan 'Korban Meninggal Bukan Karena Covid-19' / dok. Suara.com
Polisi Periksa dr Louis Terkait Ucapan 'Korban Meninggal Bukan Karena Covid-19' / dok. Suara.com

TEBET, AYOJAKARTA -- Petugas kepolisian menangkap dr Louis Owien terkait ucapannya yang viral berpendapat bahwa dirinya tidak percaya adanya Covid-19, Minggu 11 Juli 2021.
 
Kabagpenum Divhumas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, Louis ditangkap terkait adanya dugaan penyebaran berita bohong di media sosial.
 
"Penyidik Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya menindaklanjuti laporan polisi model A, kemudian tanggal 11 Juli 2021 pukul 16.00 WIB, Unit V Tindak Pidana Siber Ditkrimsus Polda Metro Jaya telah mengamankan Saudara L, terkait dengan dugaan tindak pidana menyebarkan berita bohong," kata Ramadhan, Senin 12 Juli 2021.
 
Menurut Ramadhan, ucapan Louis dapat menimbulkan kekacauan di kalangan masyarakat yang tengah berjuang melewati masa pandemi Covid-19. 
 
"Dokter L telah menyebarkan berita bohong dan atau menyiarkan berita atau pun pemberitaan bohong dengan sengaja, yang dapat menimbulkan keonaran dikalangan rakyat dan atau menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah penyakit menular, yang ia lakukan dibeberapa platform media sosial," jelasnya. 
 
Ramadhan menuturkan, ucapan pendapat Louis terkait pandemi Covid-19 sempat viral di media sosial.
 
"Jadi diantaranya, postingannya adalah korban yang selama ini meninggal akibat Covid-19 adalah bukan karena Covid-19, melainkan diakibatkan interaksi antar obat dan pemberian obat dalam enam macam," kata Ramadhan. 
 
"Jadi bukan hanya satu platform media sosial, tapi ada tiga platform media sosial yang telah dilakukan," tambahnya. 
 
Polisi turut mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya tangkapan layar unggahan video yang viral di media sosial tersebut. 
 
"Adapun barang bukti yang diamankan berupa tangkapan layar atau screenshoot dari postingan di media sosial, saat ini yang bersangkutan diamankan di Polda Metro Jaya untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," tuturnya. 
 
Seperti diketahui, ucapan pendapat Louis terkait pandemi Covid-19 viral di media sosial. Saat diwawancarai pengacara kondang Hotman Paris, Louis mengatakan korban meninggal bukan akibat Covid-19, melainkan interaksi antar obat atau keracunan. 
 
"Menurut Ibu yang dikubur dengan cara protokol kesehatan covid-19, menurut ibu dokter apakah itu meninggal karena virus corona atau tidak?," tanya Hotman.
 
Menurut Louis, para pasien yang dimakamkan dengan tata cara Covid-19 meninggal karena keracunan obat. Ia juga menuturkan, para pasien yang datang ke rumah sakit karena terkonfirmasi positif Covid-19 hanya karena stres.
 
"Jadi ada karena penurunan imunitas, satu karena stres bisa," jawab Louis saat ditanya oleh Hotman Paris. 

Editor: Firda Puri Agustine

Tags

Terkini

Cek! Cara Dapat BLT UMKM Rp 1,2 Juta Tanpa Harus Antre

Minggu, 19 September 2021 | 09:37 WIB

3 Doa yang Dianjurkan Diamalkan di Hari Jumat

Jumat, 17 September 2021 | 07:39 WIB
X