Imbas Lonjakan Covid-19, Seluruh Penerbangan dari Indonesia Dilarang Masuk Hong Kong

- Kamis, 24 Juni 2021 | 08:48 WIB
Ilustrasi pandemi Covid-19 / Pixabay
Ilustrasi pandemi Covid-19 / Pixabay

TEBET, AYOJAKARTA -- Pemerintah Hong Kong mengumumkan bahwa mulai tanggal 25 Juni 2021, akan menetapkan status Indonesia menjadi negara kategori A1 (extremely high risk). 

Dalam kategori A1, maka semua penumpang penerbangan dari Indonesia tidak diperbolehkan memasuki Hong Kong.

Kebijakan ini ditempuh Pemerintah Hong Kong karena terdapat peningkatan jumlah imported cases Covid-19 dari Indonesia. Kebijakan ini diterapkan bersama sama Filipina, India, Nepal dan Pakistan yang telah masuk kategori A1 terlebih dahulu.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu). Kebijakan ini bersifat sementara dan akan dikaji ulang secara periodik.

Kemlu mengimbau khusus bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terdampak kebijakan baru ini, agar segera menghubungi majikan dan agen masing-masing. 

"KJRI Hong Kong akan memastikan pemenuhan hak-hak PMI sesuai ketentuan yang berlaku," tulis Kemlu dalam pernyataan rilisnya, Kamis 24 Juni 2021.

KJRI Hong Kong akan terus memantau perkembangan kebijakan ini. Bagi WNI yang ingin menghubungi KJRI Hong Kong, dapat menghubungi nomor WhatsApp di +852 67730466 dan +852 6894 2799.

Sebelumnya, otoritas kesehatan Hong Kong melaporkan bahwa pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA876 yang terbang dari Jakarta ke Hong Kong memiliki empat penumpang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dilansir dari kantor berita pemerintah Hong Kong, news.gov.hk, penerbangan tersebut terjadi pada 20 Juni 2021 lalu. Keempat penumpang yang diketahui positif berdasarkan hasil tes PCR pada saat kedatangan di bandara Hong Kong.

Halaman:

Editor: Firda Puri Agustine

Tags

Terkini

Cek! Cara Dapat BLT UMKM Rp 1,2 Juta Tanpa Harus Antre

Minggu, 19 September 2021 | 09:37 WIB

3 Doa yang Dianjurkan Diamalkan di Hari Jumat

Jumat, 17 September 2021 | 07:39 WIB
X