Narkoba 1.129 Ton Diamankan, Dua WNA Ikut Ditangkap

- Senin, 14 Juni 2021 | 14:07 WIB
Narkoba 1.129 Ton Diamankan, Dua WNA Ikut Ditangkap / Fichri Hakiim
Narkoba 1.129 Ton Diamankan, Dua WNA Ikut Ditangkap / Fichri Hakiim

KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA -- Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bersama Polres Jakarta Pusat mengungkap kasus peredaran narkotika jaringan internasional Timur Tengah - Indonesia seberat 1.129 ton sabu.

Dalam kasus ini, sebanyak 7 tersangka diamankan petugas kepolisian, 2 di antaranya Warga Negara Asing (WNA). 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, penangkapan tersangka dilakukan di 3 tempat, di antaranya Gunung Sindur Bogor, Ruko Pasar Modern Bekasi Town Sguare, Apartemen Basura Jakarta Timur, Apartemen Green Pramuka Cempaka Putih Jakarta Pusat. 

Tersangka berinisial NR dan HA diamankan di Gunung Sindur, Bogor, beserta 393 kilogram sabu. Kemudian tersangka NW, CSN (WNA Nigeria) dan UCN (WNA Nigeria) diamankan di Ruko Pasar Modern Bekasi Town Sguare, Bekasi Timur beserta 551 kilogram sabu. 

"TKP ketiga di Apartemen Basura Jakarta Timur, kita amankan tersangka AK dengan barang bukti 50 kilogram sabu. Lalu TKP keempat, tersangka H diamankan di Apartemen Green Pramuka Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dengan barang bukti 175 kilogram sabu," ujarnya di Polda Metro Jaya, Senin 14 Juni 2021.

Sigit menjelaskan, berawal pada bulan Mei 2021, tim Polres Metro Jakarta Pusat melakukan penangkapan terhadap dua orang yang diduga kurir narkoba. Diketahui, keduanya bernama NR dan HA, serta mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 393 kilogram.

"Dalam kurun waktu 22 hari, Tim Satgas Narkoba Polda Metro Jaya berhasil melakukan pengungkapan narkoba jaringan internasional dari Timur Tengah (Iran) dan Afrika (Nigeria) dengan total 1.129 ton narkoba jenis sabu. Dapat disimpulkan, total sampai dengan bulan Mei tahun 2021, kurang lebih 3,6 ton narkotika jenis sabu masuk ke Indonesia," jelasnya. 

Akibat perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 115 ayat (2) lebih subsider Pasal 112 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal enam tahun penjara, maksimal hukuman mati. 

 

Halaman:

Editor: Firda Puri Agustine

Tags

Terkini

Polisikan Fatia dan Haris Azhar , Ini Kata Luhut

Senin, 27 September 2021 | 14:57 WIB

Covid-19 Akan Melemah dan Jadi Flu Biasa Kata Ahli

Minggu, 26 September 2021 | 14:57 WIB

Tanya Jawab BSU atau BLT Pekerja Tahap 4 dan Tahap 5

Sabtu, 25 September 2021 | 15:37 WIB

Hampir di 1.300 Sekolah Ditemukan Klaster Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 13:34 WIB
X