Longsor Nganjuk: Sebagian Pengungsi Korban Longsor Keracunan

- Jumat, 19 Februari 2021 | 09:16 WIB
Proses evakuasi di lokasi longsor Dusun Selopuro, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. (dok BPBD)
Proses evakuasi di lokasi longsor Dusun Selopuro, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. (dok BPBD)

NGANJUK, AYOJAKARTA.COM -- Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nganjuk Nafhan mengatakan, belasan pengungsi korban bencana tanah longsor di Dusun Selopuro, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur mengalami keracunan. 

Saat dikonfirmasi, ia menegaskan para para korban mengalami keracunan pada Kamis (18/2/2021) malam. Data yang dihimpun AyoSurabaya.com menyebutkan, 2 orang dilarikan ke Rumah Sakit (RS) akibat kejadian tersebut.

"Sementara, yang dilarikan ke RS ada 2 orang," kata Nafhan, Jumat (19/2/2021).

Nafhan mengimbuhkan, beruntung tidak ada anak-anak atau balita yang mengalami keracunan tersebut. "Anak-anak tidak ada," sambung dia.

Ia menyatakan, penyebab keracunan diduga berasal dari makanan ringan sumbangan dari para donatur. "Diduga makanan ringan dari donatur," jelasnya. 

Nafhan mengaku masih belum memperoleh detil dan jumlah total dari korban keracunan tersebut. Menurutnya, selain 2 orang yang mengalami gejala keracunan ringan, ada sekitar 10 orang yang juga mengalami keracunan. Namun, dengan gejala ringan.

Pada 2 orang itu, sambung Nafhan, pihaknya belum dapat memastikan apakah berasal dari relawan atau para pengungsi.

"2 orang belum dipastikan pengungsi atau relawan. Yang ringan lebih dari 10 orang (yang dirawat di Puskesmas)," tandasnya. 

Nafhan menerangkan, penyebab keracunan bukan dari makanan yang sudah diolah masak-masak oleh para Tim Tanggap Bencana Kementerian Sosial Republik Indonesia (Tagana Kemensos RI) di Dapur Umum. Sebab, makanan berupa nasi dan lauk pauk dari dapur umum sudah didistribusikan sedari sore. 

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

3 Doa yang Dianjurkan Diamalkan di Hari Jumat

Jumat, 17 September 2021 | 07:39 WIB
X