Subsidi Upah Dicabut, KSPI Prediksi Bakal Ada Ledakan PHK di Semua Sektor

- Selasa, 2 Februari 2021 | 12:00 WIB
Ilustrasi pekerja / Pixabay
Ilustrasi pekerja / Pixabay

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan bahwa pemerintah harus melanjutkan program subsidi upah alias BSU kepada pekerja dengan gaji di bawah Rp 5 juta. Hal ini dinilai karena program bantuan sosial tersebut sangat membantu menjaga daya beli buruh.

Selain dilanjutkan, Iqbal juga berharap kepesertaan program ini diperluas, termasuk  untuk buruh yang tidak terdaftar di dalam BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga, kata dia, akan semakin banyak buruh yang menerima subsidi upah tersebut.

"Ke depan, KSPI memprediksi ledakan PHK jutaan buruh akan terjadi di semua sektor industri termasuk industri baja dan semen," kata Iqbal dalam keterangan resmi yang diterima Ayojakarta, Selasa (2/2/2021).

Dengan adanya bantuan atau subsidi upah, lanjutnya, akan menjadi buffer atau penyangga buruh dan keluarganya untuk bertahan hidup. Terlebih di tengah pandemi yang belum usai.

Iqbal juga mengungkapkan bahwa KSPI akan segera mengirim surat ke Presiden Joko Widodo untuk melanjutkan program tersebut. 

Sebagaimana diketahui, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah membeberkan bahwa pemerintah tidak bisa melanjutkan program bantuan sosial BLT gaji Rp 5 juta. Hal ini dibeberkan Ida lantaran program tersebut tidak mendapatkan alokasi dana dari APBN 2021.

Kendati demikian, Ida menegaskan sebagian program bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 tetap dilanjutkan, salah satunya yaitu Program Kartu Prakerja.

 

Editor: Firda Puri Agustine

Tags

Terkini

3 Doa yang Dianjurkan Diamalkan di Hari Jumat

Jumat, 17 September 2021 | 07:39 WIB

Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak, Diduga Tabrak Gunung

Rabu, 15 September 2021 | 11:18 WIB

Kartu Prakerja Gelombang 21 Bakal Dibuka, tapi Kapan?

Rabu, 15 September 2021 | 11:09 WIB
X