Jokowi Klaim Indonesia Bisa Kendalikan Krisis Ekonomi dan Kesehatan

- Senin, 25 Januari 2021 | 15:08 WIB
Jokowi Klaim Indonesia Bisa Kendalikan Krisis Ekonomi dan Kesehatan (Republika)
Jokowi Klaim Indonesia Bisa Kendalikan Krisis Ekonomi dan Kesehatan (Republika)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Indonesia mengalami berbagai cobaan berat pada tahun 2020 dan saat memasuki 2021. Pendapat itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberi sambutan secara virtual dalam pembukaan Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) di Jakarta, Senin (25/1/2021).

"Sepanjang 2020 dan memasuki 2021, kita menghadapi beberapa ujian, beberapa cobaan yang sangat berat, pandemi Covid-19 yang melanda dunia 215 negara dan Indonesia telah mengakibatkan kris kesehatan dan krisis ekonomi," kata Jokowi

Meski begitu, Jokowi mengatakan, Indonesia termasuk negara yang bisa mengendalikan dua krisis tersebut dengan baik.

"Tetapi, permasalahan belum sepenuhnya selesai. Pandemi masih berlangsung dan kita masih selalu waspada dan siaga. Beberapa hari yang lalu, Kalimantan Selatan diterpa banjir yang melanda beberapa kabupaten dan kota, tanah longsor di Sumedang, kecelakaan Sriwijaya Air, dan juga gempa di Sulawesi Barat di Mamuju dan Majene," tutur Jokowi.

Jokowi mengatakan, pemerintah dan masyarakat harus bekerja keras untuk mengurangi risiko-risiko bencana dan selalu siaga untuk menghadapinya. Dia pun menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar PGI di semua tingkatan.

AYO BACA : Gubernur Anies: Lebih Banyak dari Perkantoran, Klaster Covid-19 Keluarga Capai 566

"(Karena) telah membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak pandemi dan bencana, serta juga bergerak bersama-sama dengan elemen bangsa yang lainnya," ujar mantan gubernur DKI itu.

Jokowi menyampaikan tiga pesan kepada anggota sidang MPL-PGI. Pertama, terkait dengan vaksinasi Covid-19 yang disuntikkan kepada 181,5 juta rakyat Indonesia sebelum 2021. Dia menyebut, Indonesia sudah memesan 426 juta dosis vaksin dari empat perusahaan dan negara yang berbeda.

"Kita telah menyiapkan 30 ribu vaksinator, 10 ribu puskesmas, dan 3.000 rumah sakit yang akan mendukung vaksinasi. Saya mengajak seluruh umat Kristiani dan jajaran PGI untuk bersama-sama membantu pemerintah menyukseskan program vaksinasi ini," papar Jokowi.

Halaman:

Editor: Husnul Khatimah

Tags

Terkini

Tanya Jawab BSU atau BLT Pekerja Tahap 4 dan Tahap 5

Sabtu, 25 September 2021 | 15:37 WIB

Hampir di 1.300 Sekolah Ditemukan Klaster Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 13:34 WIB
X