Gempa Mamuju: Data BPBD Sebut 3 Meninggal Dunia, Ribuan Orang Mengungsi

- Jumat, 15 Januari 2021 | 09:16 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MAMUJU, AYOJAKARTA.COM --  Gempa magnitudo 6,2 menggoncang Kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, pukul 02.28 WITA atau 01.28 WIB, Jumat (15/1/2021). Akibat dari gempa ini, sejumlah bangunan bertingkat di Kota Mamuju roboh.

Dari data sementara yang dilaporkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), terkonfirmasi 3 orang meninggal dunia dan 24 lainnya luka.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dr Raditya Jati mengatakan selain korban jiwa, gempa ini juga mengakibatkan 2.000 orang mengungsi.

"Data per Jumat (15/1), pukul 06.00 WIB, BPBD Mamuju melaporkan korban meninggal dunia 3 orang dan luka-luka 24. Sebanyak 2.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman," kata Raditya, Jumat (15/1/2021).

Sedangkan kerugian material berupa kerusakan, antara lain Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak berat (RB).

"Jaringan listrik juga masih padam pascagempa," ucapnya.

AYO BACA : Gempa Magnitudo 6,2 Goncang Mamuju

Sementara itu, BPBD Majene menginformasikan longsor 3 titik sepanjang jalan poros Majene-Mamuju (akses jalan terputus), sebanyak 62 unit rumah rusak (data sementara), 1 unit Puskesmas (RB) dan 1 Kantor danramil Malunda (RB).

Merespon kondisi ini, BPBD setempat melakukan penanganan darurat, seperti penanganan korban luka, evakuasi, pendataan dan pendirian pos pengungsian. Kebutuhan mendesak saat ini berupa sembako, selimut dan tikar, tenda keluarga, pelayanan medis dan terpal.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene menginformasikan warganya merasakan gempa kuat selama 5 hingga 7 detik.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Cek! Cara Dapat BLT UMKM Rp 1,2 Juta Tanpa Harus Antre

Minggu, 19 September 2021 | 09:37 WIB

3 Doa yang Dianjurkan Diamalkan di Hari Jumat

Jumat, 17 September 2021 | 07:39 WIB
X