Longsor Sumedang: Korban Meninggal Terdata 13 Jiwa

- Minggu, 10 Januari 2021 | 19:34 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, beserta Irjen Pol Ahmad Dofiri saat meninjau lokasi longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Minggu (10/1/2021). (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, beserta Irjen Pol Ahmad Dofiri saat meninjau lokasi longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Minggu (10/1/2021). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM – Korban meninggal musibah tanah longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, total berjumlah 13 jiwa.

Tim SAR gabungan yang melakukan evakuasi terhadap warga yang tertimbun material longsor kembali menemukan 2 jasad. Total sebanyak 13 orang yang tertimbun material longsor berhasil ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

"Tim SAR Gabungan temukan 2 korban longsor lainnya dalam keadaan meninggal dunia. Total hingga pukul 13.00 WIB, korban meninggal 13 orang," ujar Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansyah dalam keterangan resminya, Minggu (10/1/2021).

Ia menjelaskan pada pukul 09.30 WIB, tim SAR Gabungan menemukan korban meninggal dunia laki-laki sedangkan korban kedua pada pukul 12.55 WIB berjenis kelamin laki-laki.

AYO BACA : Aktivitas Gunung Merapi Kembali Meningkat

Sebelumnya, Longsor yang terjadi di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang akibat hujan deras Sabtu (9/1) sore dan longsor susulan pada malam hari mengakibatkan 22 orang tertimbun material longsor. Sebanyak 11 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia, tiga orang selamat dan 8 orang masih dilakukan pencarian.

Kepala SAR Bandung, Deden Ridwansyah mengatakan pihaknya berhasil mengevakuasi 11 orang yang tertimbun dalam keadaan meninggal dunia hingga pukul 01.22 dini hari, Minggu (10/1).

Menurutnya, total warga yang tertimbun 22 orang di antaranya 3 orang selamat dan 8 orang masih dilakukan pencarian.

"22 orang yang terdiri dari 3 selamat,  11 dalam keadaan meninggal dunia dan 8 orang masih dalam pencarian akibat longsor pertama, adapun korban pada longsoran kedua masih dalam pendataan," ujarnya, Minggu (10/1/2021).

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Hampir di 1.300 Sekolah Ditemukan Klaster Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 13:34 WIB
X