JADWAL VAKSINASI COVID-19: Pekan Ini 90 Ribu Dosis Tiba di Jabar

- Kamis, 7 Januari 2021 | 10:18 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengecek vaksin covid-19. (dok)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengecek vaksin covid-19. (dok)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Pekan ini, sebanyak 90 ribu dosis vaksin Covid-19 telah tiba di Jawa Barat. Dosis vaksin tersebut diperuntukan bagi para tenaga kesehatan (nakes).

Sebelumnya Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 di Indonesia akan perdana dilakukan pada 13 Januari 2021. Nantinya, penyuntikkan ini diikuti secara serentak di 34 provinsi di Indonesia.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, karena satu orang menerima dua dosis, maka 90 ribu vaksin tersebut hanya cukup untuk 45 ribu nakes. Mereka adalah para penerima vaksin Covid-19 tahap I di Jabar.

Dia mengatakan, 45 ribu nakes tersebut dipilih berdasarkan peta zona risiko Covid-19 masing-masing kota/kabupaten. Alokasi vaksin akan lebih banyak diberikan pada nakes di zona merah.

"Ibaratnya ada 1.000 nakes di zona merah dan ada 1.000 nakes di zona tidak merah. Maka proporsinya tidak akan sama, meskipun itu sama-sama 1.000 manusia. Akan lebih banyak nakes di zona merah," ungkap Ridwan Kamil selepas meninjau gudang vaksin di Kopo, Kota Bandung, Rabu (6/1/2021).

Sehingga, untuk tahap I, dia mengatakan, pemberian vaksin akan lebih banyak diberikan pada nakes di Bodebek dan Bandung Raya. Namun, pihaknya menyebut akan segera memenuhi vaksin tahap II untuk seluruh nakes.

"Nakes kita ada 150 ribu. Insyaallah di tahap II kita akan berikan pada seluruh nakes," ungkapnya.

Dia juga meminta agar tidak ada nakes yang menolak pemberian vaksin. Pasalnya, kewajiban tersebut telah tertuang dalam UU No.4 Tahun 1984 tentang wabah dan penyakit menular.

"Kita harap tidak ada (yang menolak), karena Pak Presiden sudah menyampaikan bahwa ini kewajiban warga negara berdasarkan UU 1984 tentang wabah. Itu yang jadi dasar hukum kenapaa yang sudah terdaftar (sebagai peserta vaksin Covid-19) tidak boleh menolak," ungkapnya.(Nur Khansa)

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Hampir di 1.300 Sekolah Ditemukan Klaster Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 13:34 WIB
X