Wacana Penghapusan Formasi Guru di Penerimaan CPNS, Begini Respons dari Anggota Komisi X

- Rabu, 6 Januari 2021 | 06:49 WIB
Anggota Komisi X DPR RI, Yoyok Sukawi (dok)
Anggota Komisi X DPR RI, Yoyok Sukawi (dok)

SEMARANG, AYOJAKARTA.COM – Pemerintah mewacanakan untuk menghapus formasi guru di penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021.

Wacana tersebut menjadi pro dan kontra dari masyarakat terutama dari kalangan guru dan mendapatkan beberapa penolakan. Salah satunya dari anggota Komisi X DPR RI yang selama ini bermitra dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

AYO BACA : Yoyok Sukawi Respons Positif Pembubaran BOPI dan BSANK

Menurut Yoyok Sukawi selaku anggota Komisi X, menghapus formasi guru di CPNS bukan cara yang tepat untuk diambil pemerintah di tengah masih banyaknya masalah dalam penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“ Saya tidak setuju apabila formasi guru di CPNS dihapus. Masalahnya PPPK yang akan ditawarkan pemerintah untuk teman-teman guru masih banyak masalah,” tandas Yoyok Sukawi melalui keterangan resmi yang diterima Ayojakarta, Selasa (5/1/2020).

AYO BACA : Mendikbud Izinkan Sekolah Tatap Muka 2 Januari 2021, Begini Respons Anggota Komisi X DPR RI

Politikus Partai Demokrat ini lantas menambahkwan bahwa adanya status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) terhadap guru masih memberi jaminan dan kenyamanan tersendiri terhadap guru.

“Untuk tahun 2021 masih sepatutnya formasi guru tetap dimasukkan ke dalam CPNS. Ini juga kepastian status untuk teman-teman guru juga yang selama ini sudah mengabdi. Kalau statusnya sudah jelas, ngajarnya pasti nyaman dan memiliki beberapa terobosan teman-teman guru itu,” jelasnya.

“Kami berharap itu masih wacana dan jangan diputuskan. Apalagi ini masih dalam status prihatin karena pandemi Covid-19. Terus kalau memang ada, formasi CPNS juga harus lebih banyak daripada PPPK,” sambung Yoyok.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Hampir di 1.300 Sekolah Ditemukan Klaster Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 13:34 WIB
X