Mobilitas Tinggi Selama Nataru, Angka Keterjangkitan Corona Diprediksi Naik 40 Persen

- Senin, 4 Januari 2021 | 21:18 WIB
ilustrasi wabah corona/ shutterstock
ilustrasi wabah corona/ shutterstock

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Mobilitas yang padat dan tinggi selama libur Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru) diprediksi akan memperparah kasus penularan virus corona di Indonesia melonjak.  Ahli epidemiologi Griffith University Australia, Dicky Budiman, memperkirakan jumlah pasien positif Covid-19 akan meroket 40% usai libur akhir tahun.

"Potensi peningkatannya 40 persen setidaknya untuk Indonesia pasca libur panjang termasuk Pilkada, ini bersinergi bisa naik 40%," kata Dicky saat dihubungi Suara.com - jaringan Ayojakarta, Senin (4/1/2021).

Dia juga menyebut masih banyak kasus yang belum terdeteksi karena angka tes corona di Indonesia masih rendah.

AYO BACA : Alasan Vaksin Anti-Covid-19 Didistribusikan Meski Izin Penggunaan Darurat Belum Keluar

"Saat ini kita saja belum mendeteksi, jangankan keseluruhkan, 50%-nya saja belum terdeteksi, ini akan berkontribusi pada peningkatan di fasilitas kesehtan dan juga angka kematian," lanjutnya.

Dicky meminta kepada seluruh masyarakat yang nekat berlibur pada akhir tahun kemarin agar melakukan isolasi mandiri di rumah selama dua pekan untuk memantau kondisi kesehatan mereka.

"Ini harus dipantau, buatlah sistem yang bisa memantau siapa yang baru pulang dari berlibur, perkantoran, pabrik yang mempekerjakan pegawai yang libur ini termasuk pegawai pemerintahan juga harus mengidentifikasi pegawai yang baru berlibur agar diwajibkan bekerja di rumah setidaknya 2 minggu," tutupnya.

AYO BACA : Kevin Sanjaya Positif Covid-19, TIga Turnamen Asia Tak Dapat Diikuti

Editor: Fitria Rahmawati

Tags

Terkini

Galau Webcam Diretas? Ini 6 Cara Deteksi

Senin, 29 November 2021 | 19:00 WIB
X