Polda Jawa Barat Limpahkan Kasus RS Ummi dan Kerumunan Megamendung ke Bareskrim Polri

- Senin, 21 Desember 2020 | 13:55 WIB
RS Ummi Bogor/ Suara.com
RS Ummi Bogor/ Suara.com

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM - Polda Jabar melimpahkan kasus RS Ummi Bogor dan kerumunan di Megamendung ke Bareskrim Polri.

"Nah ini yang nanti akan jadi penyidik gabungan ya, baik dari Bareskrim maupun dari polda, tapi semua kasusnya sudah ditarik ke Bareskrim," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago, Senin (21/12/2020).

AYO BACA : Kasus RS Ummi Bogor, Polisi Sita Rekaman CCTV

Erdi menambahkan, Polri membentuk tim penyidik gabungan dari Bareskrim dan Ditreskrimum Polda Jabar.

"Namun penyidiknya dibentuk ke tim satgas," tambah Erdi. Terkait kedua kasus tersebut, Polda Jabar belum menetapkan tersangka.

AYO BACA : Dirut RS Ummi Bogor Positif Covid-19

Untuk kasus kerumunan massa pendukung Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Kabupaten Bogor, penyidik telah memeriksa 16 orang saksi, termasuk Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Bupati Bogor Ade Yasin. Sementara itu, terkait kasus RS Ummi Bogor, penyidikan dilakukan oleh tim penyidik Polres Kota Bogor.

Diberitakan sebelumnya, Direktur RS Ummi, Andi Tatat, dilaporkan oleh Satgas COVID-19 Kota Bogor. Andi telah dimintai keterangan terkait dugaan upaya menghalangi tugas Satgas Covid-19 Kota Bogor. 

Laporan itu dilakukan lantaran pihak RS Ummi dinilai menghalang-halangi upaya Satgas melakukan swab test terhadap Rizieq Shihab yang dirawat di rumah sakit tersebut. (Ayobandung/ Fichri Hakiim)

Halaman:

Editor: Fitria Rahmawati

Tags

Terkini

Hampir di 1.300 Sekolah Ditemukan Klaster Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 13:34 WIB
X