Lirik Maluku, Uni Eropa Bahas Potensi Dagang dan Investasi

- Selasa, 15 Desember 2020 | 13:54 WIB
Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket/ eeas.europa.eu
Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket/ eeas.europa.eu

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia melakukan kunjungan kerja secara virtual ke para pemangku kepentingan di Provinsi Maluku hari ini (14/12) untuk mendiskusikan peluang perdagangan dan investasi.

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket mengatakan, Provinsi Maluku, dan Indonesia bagian timur pada umumnya, memiliki potensi yang belum tergali untuk perdagangan dan investasi yang lebih besar dengan Eropa. 

Oleh karenanya, perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) saat ini tengah dirundingkan dan setelah berhasil dirampungkan maka ini akan meningkatkan perdagangan dan memfasilitasi investasi bagi kedua belah pihak. 

"Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya menjangkau komunitas bisnis di seluruh Indonesia, yang menjadi komitmen CEPA. Ini akan mampu menciptakan lapangan kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Ayojakarta, Selasa (15/12/2020).

AYO BACA : Kebijakan Larangan Perayaan Tahun Baru di DKI Jakarta Dinilai Sudah Tepat

Vincent membeberkan bahwa Uni Eropa dan Indonesia telah bermitra selama lebih dari 30 tahun. Bahkan, pada tahun 2019 Uni Eropa meluncurkan program lima tahun yaitu ARISE+ Indonesia Trade Support Facility senilai 15 juta euro. 

Program tersebut dinilai dapat memberikan dukungan teknis kepada pemerintah Indonesia dan perusahaan-perusahaan untuk meningkatkan kapasitas ekspornya dan memenuhi aturan dan standar perdagangan internasional. 

"Termasuk dalam program ini adalah bantuan penanganan masalah Sanitary and Phythosanitary (SPS) di bidang perikanan dan pala, dua sektor penting di Provinsi Maluku,” jelas Vincent.

Ikan dan udang merupakan komoditas ekspor terbesar Maluku. Pada periode Januari-Oktober 2020 nilai ekspor ikan dan udang mencapai USD 37,25 juta, atau setara dengan 74,21% dari total ekspor provinsi.

Halaman:

Editor: Fitria Rahmawati

Tags

Terkini

Cek! Cara Dapat BLT UMKM Rp 1,2 Juta Tanpa Harus Antre

Minggu, 19 September 2021 | 09:37 WIB

3 Doa yang Dianjurkan Diamalkan di Hari Jumat

Jumat, 17 September 2021 | 07:39 WIB
X