Pandemi Membuat Vaksinasi Anti Covid-19 Tak Bisa Serentak, Ini Pesan Presiden Jokowi

- Senin, 7 Desember 2020 | 07:17 WIB
Presiden Joko Widodo / instagram
Presiden Joko Widodo / instagram

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Vaksinasi anti Covid-19 yang akan diberikan kepada masyarakat tak bisa dilaksanakan serentak saat pandemi. Warga tetap diminta menjalankan protokol kesehatan, lantaran risiko terinfeksi Covid-19 masih tinggi di Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, ada berbagai tahapan yang harus dilakukan sebelum vaksinasi dilaksanakan. Proses tersebut seperti uji klinis dan pertimbangan ilmiah untuk menentukan kapan, di mana dan siapa saja yang akan divaksin.

AYO BACA : PSBB Transisi DKI Diperpanjang: Begini Kondisi Kasus Covid-19 Selama 4 Pekan Terakhir

"Tidak memungkinkan vaksinasi secara serempat untuk semua penduduk," ujar Jokowi dalam siaran Sekretariat Presiden, Minggu (6/12/2020).

Nantinya aturan dan tahapan vaksinasi akan dibuat oleh pemerintah. Jokowi berharap segala ketentuan yang dibuat dijalankan oleh masyarakat dengan baik.

AYO BACA : 1,2 Juta Dosis Vaksin Anti Covid-19 Sinovac Sampai di Indonesia

"Saya harap semua pihak untuk mengikuti pengumuman dan petunjuk-petunjuk dari petugas yang saat ini sudah menyiapkan vaksin," jelasnya.

"Meski vaksin sudah ada, kita tetap harus disiplin menjalankan protokol kesehatan, tetap disiplin 3M. Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, selalu harus terus kita lakukan," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah telah menerima 1,2 juta dosis vaksin yang dikirim dari Beijing, China pada Minggu (6/12/2020) malam. Presiden menyatakan akan menambah lagi pengiriman antigen itu ke Indonesia.

Halaman:

Editor: Fitria Rahmawati

Tags

Terkini

Tanya Jawab BSU atau BLT Pekerja Tahap 4 dan Tahap 5

Sabtu, 25 September 2021 | 15:37 WIB

Hampir di 1.300 Sekolah Ditemukan Klaster Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 13:34 WIB
X