Ikut Semayamkan Jenazah Covid-19 di Ponpes, 20 Orang di Kabupaten Indramayu Positif

- Selasa, 24 November 2020 | 12:10 WIB
[Ilustrasi] Rapid test (Ayojakarta/Budi Cahyono)
[Ilustrasi] Rapid test (Ayojakarta/Budi Cahyono)

INDRAMAYU, AYOJAKARTA.COM -- Sebanyak 20 orang dari pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu, terkonfirmasi Covid-19. Di antara mereka, 18 orang merupakan santri.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengungkapkan, para pasien klaster ponpes berasal dari beragam kecamatan.

Sebanyak 8 orang di antaranya dari Kecamatan Bongas, 2 orang dari Kecamatan Haurgeulis, dan seorang masing-masing dari Kecamatan Losarang, Cantigi, dan Gabuswetan.

AYO BACA : Muncul Klaster Pesantren, Wali Kota Cimahi Minta Setop Kunjungan Orang Tua

"Ada juga 6 orang dari Kabupaten Subang dan seorang dari Tangerang," kata Deden yang juga Kepala Dinas Kesehatan setempat ini.

Dia menjelaskan, klaster ponpes muncul sebagai hasil penelusuran kontak erat dari pasien positif sebelumnya. Pasien tersebut meninggal dunia pada 8 November.

Upaya pemakaman jenazah dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) oleh petugas dari RSUD Indramayu gagal dilakukan secara langsung. Sejumlah orang justru menyempatkan diri membawa jenazah ke ponpes untuk disemayamkan.

AYO BACA : Ratusan Santri di Sukabumi Positif Covid-19, Jalani Isolasi di Ruang Sekolah

"Waktu itu, petugas yang membawa jenazah tak bisa berbuat banyak karena jenazah diarahkan massa untuk dibawa ke ponpes," tuturnya.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Tanya Jawab BSU atau BLT Pekerja Tahap 4 dan Tahap 5

Sabtu, 25 September 2021 | 15:37 WIB

Hampir di 1.300 Sekolah Ditemukan Klaster Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 13:34 WIB
X