KARTU PRAKERJA GELOMBANG 12: Ini Respons dari Manajemen Pelaksana

- Senin, 9 November 2020 | 10:35 WIB
ilustrasi kartu prakerja (dok)
ilustrasi kartu prakerja (dok)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Program subsidi melalui Kartu Prakerja masih menjadi primadona bagi banyak masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan semakin besarnya jumlah pendaftar dari gelombang satu ke gelombang lainnya.

Alasan tersebut yang mendorong Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja untuk membuka gelombang 11 sebagai gelombang tambahan. Selain itu, adanya gelombang 11 yang sudah ditutup pada 4 November lalu, juga memanfaatkan kuota yang tersedia dari hasil pencabutan status kepesertaan di gelombang 1 hingga 10.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari, mengungkap bahwa pada gelombang 11 yang dibuka sejak 2 November pukul 12:00 WIB, sudah ada sebanyak 5,5 juta pendaftar hanya dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.

AYO BACA : Siap-siap, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 11 Hanya di Situs Prakerja.go.id!

Lantas, apakah ada gelombang 12? Denni membeberkan sedikit informasi tersebut.

"Teman-teman bisa join batch selanjutnya di tahun depan, jadi join batch I di 2021. Datanya teman-teman sudah tersimpan di database, jadi tidak perlu mengulang, mengisi data-data dari awal," kata Denni dalam konferensinya, Rabu (4/11/2020).

Menurutnya, Kartu Prakerja tahun 2021 akan mencari penerima lain yang belum pernah menerima bantuan serupa. Hal ini guna menerapkan prinsip pemerataan.

AYO BACA : Ada Peringatan Untuk Penerima Kartu Prakerja Gelombang 7. Simak Konsekuensinya!

"Program Kartu Prakerja tahun depan, penerimanya tidak ada yang sama dari penerima tahun ini. Karena prinsip pemerataan kesempatan ini kita laksanakan," ujar dia.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Polisikan Fatia dan Haris Azhar , Ini Kata Luhut

Senin, 27 September 2021 | 14:57 WIB

Covid-19 Akan Melemah dan Jadi Flu Biasa Kata Ahli

Minggu, 26 September 2021 | 14:57 WIB

Tanya Jawab BSU atau BLT Pekerja Tahap 4 dan Tahap 5

Sabtu, 25 September 2021 | 15:37 WIB

Hampir di 1.300 Sekolah Ditemukan Klaster Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 13:34 WIB
X