VAKSIN COVID-19: Menristek Ungkap Hambatan Pengembangan Vaksin Merah Putih

- Selasa, 27 Oktober 2020 | 14:18 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Menteri Riset dan Teknologi / Kepala Badan Riset Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro, membeberkan beberapa hambatan dan tantangan dalam pengembangan vaksin Covid-19 dalam negeri, Vaksin Merah Putih.

Setidaknya, Bambang mengatakan ada dua tantangan yang dialami oleh para ahli untuk mengembangkan Vaksin Merah Putih. Pertama, riset vaksin saat ini berada di luar pakem atau kebiasaan.

AYO BACA : VAKSIN COVID-19: Warga yang Menolak Divaksin akan Didenda

“Karena biasanya riset terkait vaksin, memakan waktu sangat lama. Bahkan ada beberapa penyakit misalnya Ebola, yang sampai saat ini belum ada vaksinnya,” jelas Bambang dalam diskusinya di akun YouTube BNPB Indonesia, Selasa (27/10/2020).

Dia menegaskan bahwa para ahli berupaya untuk mencari vaksin Covid-19 dengan waktu pendek namun tetap memperhatikan protokol pembuatan vaksin yang ada. “Jadi untuk mempercepat, kadang ada hambatan,” kata Bambang.

AYO BACA : VAKSIN COVID-19: Alami Demam Setelah Vaksinasi Dianggap Wajar. Cek Faktanya Disini!

Tantangan kedua, kata dia, adalah mengenai adanya bahan-bahan pengembangan vaksin yang tetap harus diimpor. Bambang menuturkan bahkan sel mamalia dan hewan untuk diuji coba, Indonesia harus mengimpor dari negara lain.

“Jadi, kadang proses impor termasuk impor reagen bisa menunda aktifitas penelitian,” ujarnya.

Saat ini, ada enam institusi yang sedang mengembangkan Vaksin Merah Putih. Enam institusi tersebut adalah Lembaga Eijkman, LIPI, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Airlangga.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Polisikan Fatia dan Haris Azhar , Ini Kata Luhut

Senin, 27 September 2021 | 14:57 WIB

Covid-19 Akan Melemah dan Jadi Flu Biasa Kata Ahli

Minggu, 26 September 2021 | 14:57 WIB

Tanya Jawab BSU atau BLT Pekerja Tahap 4 dan Tahap 5

Sabtu, 25 September 2021 | 15:37 WIB

Hampir di 1.300 Sekolah Ditemukan Klaster Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 13:34 WIB
X