Pembukaan Prakerja Gelombang 11: Oktober Tinggal 10 Hari Lagi, Khalayak Tunggu Informasi Pendaftaran

- Rabu, 21 Oktober 2020 | 09:59 WIB
Pembukaan Prakerja Gelombang 11: Oktober Tinggal 10 Hari Lagi, Khalayak Tunggu Pendaftaran/ilustrasi
Pembukaan Prakerja Gelombang 11: Oktober Tinggal 10 Hari Lagi, Khalayak Tunggu Pendaftaran/ilustrasi

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Pembukaan pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 11 sempat disebut-sebut akan dibuka akhir Oktober ini. Namun, informasi resmi dari pemerintah belum juga dirilis meski bulan ini tinggal 10 hari lagi.

Keputusan pembukaan pendaftaraan program Kartu Prakerja gelombang 11 berada dalam kewenangan Komite Cipta Kerja yang diketuai oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Namun, tentu, dibutuhkan juga restu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melanjutkan program tersebut.

Informasi tentang pembukaan pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 11 pada akhir Oktober ini sempat disampaikan oleh Ketua Tim Pelaksana Komite Cipta Kerja, Rudy Salahuddin.

“Intinya kami terbuka dan siap apabila kita diminta untuk membuka gelombang 11. Kami harus segera mengerjakan, tapi mungkin sebelum akhir bulan Oktober ini kita harus menyelenggarakan untuk pembukaan (pendaftaran) gelombang 11,” ungkap Rudy dalam Webinar Kartu Prakerja, Rabu (14 Oktober 2020).

Menurut penelusuran Ayojakarta, pencarian dengan kata kunci ‘Prakerja gelombang 11’ selama sepekan terakhir masih tinggi versi Google Trends. Volume pencairannya lebih tinggi dibandingkan kata kunci Vaksin, Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan Covid-19. Data itu menandakan masih banyak orang yang mencari kejelasan tentang program Kartu Prakerja gelombang 11.

Dari keterangan otoritas yang melaksanakan program Kartu Prakerja, seandainya dibuka, kuota untuk gelombang 11 kemungkinan akan berasal dari kepesertaan yang dicabut karena melanggar ketentuan dari gelombang 1 sampai dengan gelombang 10.

Pelanggaran aturan yang dimaksud adalah para peserta tidak membeli pelatihan pertama dalam kurun waktu 30 hari sejak ditetapkan menjadi penerima Kartu Prakerja.

Sebelumnya, Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja telah mencabut status kepesertaan sebesar 310.212 orang. Hal itu diungkap oleh Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari.

Halaman:

Editor: Eries Adlin

Tags

Terkini

X