Pertama di Indonesia, Kabupaten Bandung Gunakan Polymer dan Vetiver untuk Tahan Longsor

- Kamis, 15 Oktober 2020 | 18:33 WIB
Kabupaten Bandung gunakan polymer dan vetiver tahan longsor. (Ayobandung/Mildan Abdalloh)
Kabupaten Bandung gunakan polymer dan vetiver tahan longsor. (Ayobandung/Mildan Abdalloh)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung menggunakan teknologi Polymer dipadukan dengan vetiver untuk menanggulangi longsor. Pencegahan longsor dengan cara seperti ini merupakan yang pertama diterapkan di Indonesia.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung Achmad Djohara mengatakan, dengan topografi berbukit, kabupaten bandung memiliki kerawanan tinggi dalam bencana pergerakan tanah terutama longsor.

Setiap tahun, rata-rata terjadi longsor sebanyak 100 kali di Kabupaten Bandung, terutama saat musim penghujan. Bahkan tidak sedikit lokasi longsor memakan korban jiwa.

Selama ini, untuk menanggulangi longsor, dilakukan dengan pembangunan TPT (Tembok Penahan Tebing) namun biaya yang dikeluarkan cukup tinggi sehingga tidak bisa dilakukan secara massif.

"Penggabungan polymer dan vetiver ini jika dilihat efisiensi anggaran, harganya jauh lebih murah dibanding TPT. Bisa 1 banding 3," ujar Achmad Djohara saat peninjauan penanganan longsor menggunakan Polymer dan vetiver oleh Komisi D DPRD Kabupaten Bandung di Desa Cibodas, Kecamaran Pasirjambu, Kamis (15/10/2020).

Selain lebih murah, dari sisi lingkungan juga penggabungan polymer dan vetiver untuk menahan longsor memiliki keunggulan, karena lahan bisa lebih hijau.

Untuk saat ini ada dua lokasi yang menggunakan polymer dan vetiver subagai penahan longsor, yakni di Cukangmonteng dan Cibodas.

"Hasilnya bisa dilihat, sebentar lagi musim hujan. Apakah efektif atau tidak, nanti dievaluasi lagi," ujarnya.

Jika berhasil, kata Achmad, ke depan bukan hal tidak mungkin banyak tebing di Kabupaten Bandung yang akan ditahan menggunakan teknologi tersebut.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung Maulana Fahmi mengatakan, pihaknya bisa mendorong dalam penganggaran supaya polymer dan vetiver digunakan sebagai cara mencegah longsor.

"Kalau efektif bahkan bisa menghambat longsor, perlu diperkuat. Kami bisa cover dalam penganggaran. Tapi perlu kajian dulu, kita lihat dua titik yang menjadi percontohan, bagiamana kefektifannya," tutupnya. (Mildan Abdalloh)

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Polisikan Fatia dan Haris Azhar , Ini Kata Luhut

Senin, 27 September 2021 | 14:57 WIB

Covid-19 Akan Melemah dan Jadi Flu Biasa Kata Ahli

Minggu, 26 September 2021 | 14:57 WIB

Tanya Jawab BSU atau BLT Pekerja Tahap 4 dan Tahap 5

Sabtu, 25 September 2021 | 15:37 WIB

Hampir di 1.300 Sekolah Ditemukan Klaster Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 13:34 WIB
X