Terkait Gelombang 11 Kartu Prakerja, Manajemen Pelaksana: Akan Segera Diumumkan

- Senin, 12 Oktober 2020 | 16:16 WIB
Sebagai ilustrasi, warga mengisi formulir pendaftaran Kartu Pra Kerja secara online. [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Sebagai ilustrasi, warga mengisi formulir pendaftaran Kartu Pra Kerja secara online. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu mengatakan, pihaknya akan segera mengumumkan mengenai ada atau tidaknya Kartu Prakerja gelombang 11.

“Akan segera diumumkan soal ada atau tidaknya gelombang 11,” kata Louisa kepada Ayojakarta, Senin (12/10/2020).

Hal itu mengingat banyaknya pertanyaan dari masyarakat mengenai kepastian pembukaan gelombang 11. Kendati kuota sebanyak 5,6 juta orang telah terpenuhi, namun Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja diketahui mencabut status kepesertaan bagi beberapa peserta yang melanggar aturan.

AYO BACA : Mulai Awal November 2020, Beberapa Golongan Ini Dapat Vaksin Covid-19 Gratis

Sejauh ini, sudah ada lebih dari 270 juta orang yang kepesertaannya dicabut dari penerima Kartu Prakerja. Kuota tersebut didapat dari pencabutan kepesertaan dari gelombang 1 hingga 6.

Lebih rinci, pada gelombang 1 hingga 4, ada 180 ribu orang yang kepesertaannya dicabut. Lalu pada gelombang 5, ada sebanyak 47.818 orang yang dicabut statusnya.

Sisanya didapatkan dari kepesertaan di gelombang 6. Sehingga, jika ditotal hasilnya ada sekitar 270 ribu peserta.

AYO BACA : Tunggu Pengumuman Pembukaan Kartu Prakerja Gelombang 11, Simak Dulu Cara Daftarnya!

Aturan pencabutan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020, bahwa setiap penerima Kartu Prakerja memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak mendapatkan SMS pengumuman dari Kartu Prakerja.

Halaman:

Editor: Fitria Rahmawati

Tags

Terkini

X