Polemik Jenazah Muslim Korban Corona Tak Dimakamkan Menghadap Kiblat

- Rabu, 9 September 2020 | 19:18 WIB
ilustrasi pemakaman jenazah korban corona/ Suara.com
ilustrasi pemakaman jenazah korban corona/ Suara.com

LUBUKLINGGAU, AYOJAKARTA.COM - Jenazah korban corona di Lubuklinggau dipermasalahkan keluarga lantaran pemakaman yang diterapkan tidak sesuai dengan syariat islam. Itu memicu polemik dan menimbulkan keresahan baru.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lubuklinggau Syaiful Hadi Maafi mengatakan, pihaknya sudah meminta kepada gugus tugas penanganan terutama urusan pemakaman dapat membetulkan arah kiblat dari makam jenazah corona. Jenazah itu dimakamkan dengan prosedur penanganan korban Covid 19 tersebut.

Syaiful mengatakan jika pihaknya akan mengupayakan memperbaiki posisi makam tersebut.

AYO BACA : IN MEMORIAM JAKOB OETAMA: Penyuka Sandal dan Tutur Kata Halus

“Iya sudah ada pembahasannya dan akan dilakukan perbaikan,” ujarnya, Rabu (9/9/2020).

Sementara itu, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakamenag) Lubuklinggau, Azhari Rahardi mengatakan jika pihaknya juga baru mengetahui atas keluhan masyarakat tersebut.

Sehingga, diperlukan pembahasan bersama akan hal tersebut terutama pada MUI dan Gugus Tugas dari pemerintah daerah.

AYO BACA : Terjangkit Covid-19, Penyanyi Yopie Latul Meninggal Dunia

"Sangat perlu dilakukan pembahasan. Dilakukan perbaikan secepatnya," ujar dia.

Halaman:

Editor: Fitria Rahmawati

Tags

Terkini

Kaesang Pangarep Bongkar Rekening Jokowi, Berapa Isinya?

Selasa, 21 September 2021 | 12:58 WIB

Siap-siap! Kartu Prakerja Gelombang 22 Kemungkinan Dibuka

Selasa, 21 September 2021 | 12:39 WIB
X