Anggota PPK di Tasikmalaya Positif Covid-19

- Rabu, 15 Juli 2020 | 11:31 WIB
Ketua Satgas Tim Gugus Tugas Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanganan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP) Kabupaten Tasikmalaya Atang Sumardi. (Ayotasik/Irpan Wahab)
Ketua Satgas Tim Gugus Tugas Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanganan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP) Kabupaten Tasikmalaya Atang Sumardi. (Ayotasik/Irpan Wahab)

AYO BACA : Klaster Secapa AD: Jumlah Pasien Berkurang Jadi 1.026 Orang

AYO BACA : Ribuan Keluarga Penerima Manfaat di Tasikmalaya Menanti Bantuan Sembako

TASIKMALAYA, AYOJAKARTA.COM -- Salah satu anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya positif Covid-19 setelah dilaksanakan rapid test dan swab PCR. Pemeriksaan tersebut dilakukan tim gugus tugas Covid-19 dan RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya.

Adapun tahapan pelaksanaan Pilkada khusus di Kecamatan Cibalong oleh KPU Kabupaten Tasikmalaya terpaksa dilakukan dengan Work From Home (WFH) dan laporan kegiatan secara daring.

Ketua Satgas Tim Gugus Tugas Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanganan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP) Kabupaten Tasikmalaya Atang Sumardi membenarkan ada satu orang pegawai di Kecamatan Cibalong yang positif Covid-19.

"Dia merupakan anggota PPK, yang hasil rapid test positif Covid-19. Kemudian kita adakan Swab ternyata hasilnya positif juga. Karena ada keresahan masyarakat sehingga, kami dari dinas kesehatan datang langsung ke Cibalong," terang Atang, kepada wartawan, di kantor Kecamatan Cibalong, Rabu (15/7/2020).

Ditambahkan Atang, DKPP bersama Satgas Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya akan melakukan rapid test terhadap para pegawai di kecamatan, karyawan puskesmas, koramil.

"Apabila diperlukan, akan dilaksanakan swab PCR juga," kata Atang.

Adapun yang bersangkutan, jelas Atang, saat ini belum menjalani isolasi dan perawatan di RSUD SMC dan masih isolasi mandiri di rumahnya. Atang menambahkan, dalam aturan Permenkes RI terbaru, ketika OTG ada gejala ringan dan sedang bisa diisolasi mandiri di rumah. Kalau sudah mengidap gejala parah baru bisa dirawat ke rumah sakit.

"Ada hasil survei dari Puskesmas Cibalong, masyarakat memang cukup kondusif, tidak resah, merasa takut. Dan keluarga nya pun bisa menerima, termasuk masyarakat daerah," jelas Atang.

Selain sebagai anggota PPK, kata Atang, yang bersangkutan juga bekerja sebagai operator pelayanan KTP-el di Kantor Kecamatan Cibalong.(Irpan Wahab)

AYO BACA : Chikungunya Menyebar di Kabupaten Tasikmalaya, Masyarakat Diminta Waspada

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

3 Doa yang Dianjurkan Diamalkan di Hari Jumat

Jumat, 17 September 2021 | 07:39 WIB
X