Tren Sepeda Meningkat, Ini Kata Pakar

- Sabtu, 4 Juli 2020 | 11:49 WIB
ilustrasi sepeda/ shutterstock
ilustrasi sepeda/ shutterstock

SEMARANG, AYOJAKARTA.COM - Pakar Transportasi Unika Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno mengatakan, banyak hal yang harus diperhatikan saat tren pesepeda meningkat signifikan di tengah pandemi Covid-19. Pedoman keselamatan bersepeda pun perlu diadakan untuk menjamin keamanan bersepeda bagi pengguna dan orang di sekitarnya.

\"Di Jakarta meningkat hingga 10 kali lipat. Survey oleh ITDP, meningkat 1000 persen saat PSBB di Jakarta dibanding bulan Oktober 2019. Peningkatan  juga terjadi di sejumlah kota lainnya, seperti Yogyakarta, Semarang, Surakarta, Bandung, Surabaya,\" ujarnya, Sabtu (4/7/2020).

Dalam menjaga keselamatan, jalur sepeda menjadi perhatiannya. Menurutnya, terdapat beberapa jalur sepeda yang mungkin bisa diterapkan di sejumlah Kota di Indonesia yang mengalami pertumbuhan tren bersepeda.

AYO BACA : Soal Pencurian Hp dan Sepeda di HI, Polisi: Bukan Hipnotis, tapi Murni Kejahatan Jalanan

Pertama, jalur sepeda (bike path). Jalur Sepeda tidak berbagi ruas wilayah dengan pergerakan kendaraan lain, dapat bersama/terpisah dengan pejalan kaki. 

Kedua, lajur sepeda (bike lane). Lajur Sepeda berbagi ruas wilayah dengan pergerakan kendaraan lain dan pergerakan manusia, bertumpangan dengan ruas jalan atau pedestrian. Lajur sepeda di tepi kiri jalan, dicat dengan warna tegas.

\"Ketiga, rute sepeda (bike route). Jalur Sepeda yang dikembangkan di kawasan perumahan, perkantoran, terpadu (super blok). Selain itu juga bisa dengan memperbanyak penyediaan parkir sepeda yang berkualitas. Penyediaan parkir sepeda, baik parkir sepeda gratis dan/atau sewa, seperti di sekolah, kampus, stasiun, pasar, pusat perbelanjaan, perkantoran, tempat ibadah dan tempat rekreasi,\" katanya.

AYO BACA : Pesepeda Dilarang Melintas Warga di Tebet Berujung Tawuran

Sebenarnya, Djoko menjelaskan, jika Pemerintah melalui Kementerian PUPR telah menerbitkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 03/PRT/M/2014 tentang Pedoman Perencanaan, Penyediaan, dan Pemabnfaatan, Prasarana dan Sarana Jaringan Pejalan kaki di Kawasan Perkotaan. 

Halaman:

Editor: Fitria Rahmawati

Tags

Terkini

3 Doa yang Dianjurkan Diamalkan di Hari Jumat

Jumat, 17 September 2021 | 07:39 WIB

Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak, Diduga Tabrak Gunung

Rabu, 15 September 2021 | 11:18 WIB

Kartu Prakerja Gelombang 21 Bakal Dibuka, tapi Kapan?

Rabu, 15 September 2021 | 11:09 WIB
X