BPBD: 39 Kecamatan di Kabupaten Tasik Rawan Bencana

- Senin, 22 Juni 2020 | 13:40 WIB
Longsor yang terjadi di Tanjungkarang Kecamatan Cigalontang, beberapa waktu lalu. (BPBD Kabupaten Tasikmalaya)
Longsor yang terjadi di Tanjungkarang Kecamatan Cigalontang, beberapa waktu lalu. (BPBD Kabupaten Tasikmalaya)

SINGAPARNA, AYOJAKARTA.COM -- Sebanyak 39 kecamatan yang ada di Kabupaten Tasikmalaya memiliki kerawanan menengah hingga tinggi bencana alam, terutama pergerakan tanah dan longsor. 

Hal ini berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. 

Pergerakan tanah status kerawanan menengah, artinya daerah dengan potensi untuk mencegah terjadinya pergerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi pergerakan tanah jika curah hujan diatas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.

Sementara untuk zona rawan tinggi yakni daerah yang mempunyai potensi tinggi terjadi pergerakan tanah jika curah hujan diatas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

"Kita termasuk wilayah yang mempunya kerawanan kategori menengah hingga tinggi. Karena kita banyak bukit dan lereng," kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Tasikmalaya Nuraedidin, Senin (22/6/2020) seperti dimuat Ayotasik.com.

Dengan potensi kerawanan menengah hingga tinggi itu, kata Nuraedidin, diimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada. Sebab diperkirakan tiga hari ke depan curah hujan sedang hingga tinggi akan mengguyur wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya.

"Jadi kita imbau kepada masyarakat, untuk waspada berhati-hati dan mawas diri. Apalagi mereka yang tinggal dilereng bukit atau rumag berada di bawah bukit," ucapnya. (Irpan Wahab Muslim)

Editor: Widya Victoria

Tags

Terkini

Cek! Cara Dapat BLT UMKM Rp 1,2 Juta Tanpa Harus Antre

Minggu, 19 September 2021 | 09:37 WIB

3 Doa yang Dianjurkan Diamalkan di Hari Jumat

Jumat, 17 September 2021 | 07:39 WIB
X