Polres Cimahi Tangkap Warga Bandung Barat Racik Miras Impor Palsu

- Sabtu, 30 Mei 2020 | 15:39 WIB
Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris MY Marzuki menunjukkan minuman keras impor palsu saat gelar perkara, Sabtu (30/5/2020). (Ayobandung.com/Tri Junari)
Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris MY Marzuki menunjukkan minuman keras impor palsu saat gelar perkara, Sabtu (30/5/2020). (Ayobandung.com/Tri Junari)

CIMAHI, AYOJAKARTA.COM -- AL (51) warga Desa Tagog Apu, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Cimahi setelah kedapatan meracik dan mengedarkan minuman keras impor palsu berbahan berbahaya.

Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris MY Marzuki menerangkan, tersangka AL ditangkap pada 29 Mei 2020 bersama barang bukti 20 botol miras palsu siap edar dan bahan berbahaya lainnya sebagai racikan miras palsu.

Minuman impor palsu dengan merek Red, Chivas Regal, Absolute Vodka, Tequila Pepe Lopez, Hennessy, Captain Morgan dan Smirnoff.

"Tersangka meracik miras palsu berbahan cairan alkohol 98%, air mineral dan minuman soda,"ungkap Yoris saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Sabtu (30/5/2020).

AYO BACA : Polres Cimahi Sita 6.986 Minuman Keras Selama Ramadan

Yoris mengatakan, pengejaran tersangka berawal dari penemuan kasus kematian akibat miras oplosan. Selain di Ciamis, korban miras oplosan berjatuhan di Cililin, KBB. Sebanyak 2 orang meninggal 1 menjalani masa kritis.

"Pengakuan tersangka sudah melakukan kegiatan ini lebih dari 6 bulan. Kita sedang dalami apakah korban oplosan di Cililin ada keterkaitan dengan peredaran dari tersangka,"tegasnya.

Atas perbuatannya, tersangka Al bakal dijerat pasal 204 ayat (1) KUHPidana junto pasal 140 junto pasal 85 ayat (2) UU No 18 2012 tentang pangan dan atau pasal 62 ayat (1) dan (2) UU no 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

"Ancaman hukuman bisa 15 tahun penjara dan ditambah undang-undang perlindungan konsumen,"tandasnya.(Tri Junari)

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Hampir di 1.300 Sekolah Ditemukan Klaster Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 13:34 WIB
X