Resmi, Pemprov Jabar Perpanjang PSBB hingga Juni

- Jumat, 29 Mei 2020 | 07:20 WIB
Sejumlah pedagang menjejakan barang dagangannya di depan pusat perbelanjaan Pasar Baru, Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bandung, Jumat (22/5/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Sejumlah pedagang menjejakan barang dagangannya di depan pusat perbelanjaan Pasar Baru, Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bandung, Jumat (22/5/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

AYO BACA : PSBB Seluruh Jawa Barat Dimulai Rabu 6 Mei 2020 Sampai 19 Mei 2020

AYO BACA : Cegat Arus Balik Tanpa SIKM Lewat Jalan Tikus, Petugas Jaga Empat Titik di Jakut

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Ketua Harian Gugus Tugas P2 Covid-19 Jabar, Setiawan Wangsaatmaja membenarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Jabar tentang perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tingkat provinsi hingga Juni 2020.

Dia menyatakan, keputusan tersebut didasarkan pada hasil evaluasi sejumlah ahli, baik epidemiolog maupun ekonom,

"Ya, betul. Kepgub Nomor : 443/Kep.287-Hukham/2020 memperpanjang PSBB tingkat provinsi secara proporsional," ungkap Setiawan, Kamis (25/5/2020) malam.

Dia menyebutkan, berdasarkan Kepgub tersebut, kawasan Bodebek akan melakukan perpanjangan dari 30 Mei-4 Juni 2020. Sementara di luar Bodebek, perpanjangan dilakukan selama 14 hari, mulai 30 Mei-12 Juni 2020.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengeluarkan keputusan tentang perpanjangan PSBB tingkat provinsi secara proporsional. Keputusan tersebut ditandatangani Emil --sapaan Ridwan Kamil-- pada Kamis (28/5/2020).

"Perpanjangan PSBB Bodebek mengikuti kebijakan pemerintah DKI Jakarta. Hal itu karena Bodebek menjadi daerah penyangga Ibu Kota. Jadi, kebijakannya harus sejalan agar penanggulangan COVID-19 optimal," kata Setiawan.

Menurut Setiawan, Emil akan memberikan pernyataan resmi terkait perpanjangan PSBB tingkat provinsi pada Jumat (29/5/20). Nantinya, status PSBB akan diberikan oleh masing-masing kepala daerah sesuai dengan hasil evaluasi gugus tugas penanganan Covid-19 daerah.

"Besok provinsi akan mengeluarkan nilai tingkat kewaspadaan di kabupaten/kota, yang mana status PSBB tersebut akan dilakukan oleh masing-masing daerah secara proporsional sesuai dengan level kewaspadaan dalam skala mikro. Kondisi new normal tentu saja akan tergantung dari level kewaspadaan itu," ucapnya.

Sebelumnya, Kepgub tersebut beredar luas di media sosial hingga berbagai WhatsApp grup. Pemprov Jabar kemudian memberikan keterangan resmi pada Kamis (28/5/2020),  pukul 21.55 WIB. (Nur Khansa) 

AYO BACA : Panja Covid-19 Bandung Barat Ingatkan Pemerintah Soal New Normal

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Hampir di 1.300 Sekolah Ditemukan Klaster Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 13:34 WIB
X