Penyekatan Batas Kota Semarang, 4.041 Kendaraan Diminta Putar Balik

- Rabu, 27 Mei 2020 | 10:49 WIB
Penyekatan di perbatasan Kota Semarang oleh petugas gabungan. (Instagram dishubsmg)
Penyekatan di perbatasan Kota Semarang oleh petugas gabungan. (Instagram dishubsmg)

SEMARANG, AYOJAKARTA.COM -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang bersama tim gabungan terus melakukan penyekatan kendaraan di beberapa titik perbatasan Kota Semarang

Kali ini, penyekatan juga dilakukan terhadap kendaraan, baik roda 2 dan roda 4 yang disinyalir akan keluar dari Semarang.

AYO BACA : Polisi Berlakukan Penyekatan Pintu Masuk ke Jakarta, Begini Penjelasannya

Kepala Dishub Semarang, Endro PM mengatakan, jika penyekatan terhadap kendaraan akan terus dilakukan hingga masa pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Semarang berakhir.

"Untuk PKM ini kan diperpanjang hingga 7 Juni 2020. Maka dari itu, ketentuan-ketentuan aturan PKM di perbatasan kota akan kami jalankan bersama tim gabungan," ujarnya melalui sambungan pesan singkat yang diterima Ayosemarang.com, Rabu (27/5/2020).

AYO BACA : Kapolda Jabar Tindak Tegas Oknum Polisi Marah-marah di Cek Poin Ciparay

Endro menegaskan, tidak akan ada kelonggaran sedikit pun dalan penerapan aturan PKM khususnya bagi kendaraan yang ingin masuk Semarang atau keluar dari Semarang.

"Kita tidak melihat mereka tujuannya mau ke mana. Selama melintas di wilayah Kota Semarang, petugas gabungan tetap menjalankan sesuai SOP. Seperti protokol kesehatan, pakai masker, cek suhu badan, dan lainnya," ucapnya.

Sementara itu, dari datanya per Selasa (26/5/2020), petugas gabungan di pos perbatasan Kota Semarang telah memutarbalikkan sebanyak 4.041 kendaraan. Adapun kendaraan yang dominan diputarbalik ialah kendaraan roda 4. (Vedyana Ardyansah)

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Polisikan Fatia dan Haris Azhar , Ini Kata Luhut

Senin, 27 September 2021 | 14:57 WIB

Covid-19 Akan Melemah dan Jadi Flu Biasa Kata Ahli

Minggu, 26 September 2021 | 14:57 WIB

Tanya Jawab BSU atau BLT Pekerja Tahap 4 dan Tahap 5

Sabtu, 25 September 2021 | 15:37 WIB

Hampir di 1.300 Sekolah Ditemukan Klaster Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 13:34 WIB
X