Pemprov Jabar Wacanakan Pantauan Covid-19 Menggunakan Aplikasi

- Kamis, 14 Mei 2020 | 11:28 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Rhuzanul Ulum (Ayopurwakarta/Dede Nurhasanudin)
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Rhuzanul Ulum (Ayopurwakarta/Dede Nurhasanudin)

PURWAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Wabah virus corona hampir melanda seluruh dunia, termasuk Indonesia sejak beberapa bulan terakhir.

Sejumlah upaya pun dilakukan pemerintah untuk menekan penyebaran virus corona tersebut, salah satunya adalah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

AYO BACA : Tahanan Narkotika di Purwakarta Lakukan Rapid Test, Ini Hasilnya

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Rhuzanul Ulum mengklaim kasus corona di Jawa Barat menurun perhari 40 kasus hingga ada pula kabupaten yang nihil.

Atas kondisi itu, ia menyebut secara kuantitas secara keseluruhan berhasil sebanyak 68%.

AYO BACA : PSBB Bandung Raya Dimulai, Ini Ketentuan Baru Berkendara

"Artinya Jawa Barat dari 100% itu, 68% normal," ungkap dia usai melakukan peluncuran Bansos Provinsi di Posko Gugus Tugas Covid-19 Purwakarta, Kamis (14/5/2020).

Meski begitu, pihaknya terus berupaya menekan penyebaran dengan membuat sebuah aplikasi yang nantinya akan tersedia di handphone setiap RW.

Aplikasi tersebut untuk memetakan PSBB setiap desa atau kelurahan mana saja masuk dalam kategori hijau, kuning, dan merah.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Cek! Cara Dapat BLT UMKM Rp 1,2 Juta Tanpa Harus Antre

Minggu, 19 September 2021 | 09:37 WIB

3 Doa yang Dianjurkan Diamalkan di Hari Jumat

Jumat, 17 September 2021 | 07:39 WIB
X