Kembali Berulah, Napi Asimilasi di Medan Didor Polisi

- Senin, 11 Mei 2020 | 10:37 WIB
Ilustrasi  (Ayobandung.com/Attia Dwi Pinasti)
Ilustrasi (Ayobandung.com/Attia Dwi Pinasti)

MEDAN, AYOJAKARTA.COM -- Narapidana program asimilasi Covid-19 kembali berulah di Medan. Napi tersebut merampok dan berakhir dengan tragis.

Polisi menembak pelaku berinisial RRL alias K (25) hingga tewas. Satu lagi rekannya H (22) dihadiahi timah panas di bagian kaki.

Waka Polrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji mengatakan, penangkapan berawal dari kasus begal yang dialami korban Rian Hadi Kesuma (22), pada 2 Mei 2020 pukul 06.00 WIB.

AYO BACA : Banyak Napi Asimilasi Berulah, PAHAM: Evaluasi Kebijakan Menkumham!

Saat itu, korban hendak berangkat kerja ke Rumah Sakit Haji dari Jalan Komplek Perumahan Veteran.

“Saat di tengah jalan pelaku menghentikan dan mengancam korban dengan senjata tajam jenis parang dan samurai. Korban yang merasa nyawanya terancam menyerahkan sepeda motornya,” katanya, Sabtu (9/5/2020).

Peristiwa lantas dilaporkan ke polisi. Dari laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku H (22) warga Perumnas Mandala.

AYO BACA : Deretan Napi yang Kembali Ditangkap Pasca Dibebaskan saat Wabah Corona

Saat ditangkap pelaku melakukan perlawanan, sehingga petugas memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kakinya. Polisi melakukan pengembangan dan menangkap pelaku RRL alias K di Jalan Veteran, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Covid-19 Akan Melemah dan Jadi Flu Biasa Kata Ahli

Minggu, 26 September 2021 | 14:57 WIB

Tanya Jawab BSU atau BLT Pekerja Tahap 4 dan Tahap 5

Sabtu, 25 September 2021 | 15:37 WIB

Hampir di 1.300 Sekolah Ditemukan Klaster Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 13:34 WIB
X