Kota Cimahi diserbu 'Manusia Karung'

- Minggu, 10 Mei 2020 | 18:08 WIB

CIMAHI, AYOJAKARTA.COM -- Keberadaan pemulung merangkap pengemis bermodal karung atau biasa disebut 'Manusia Karung' mulai bermunculan di jalanan Kota Cimahi, Jawa Barat. Kian hari jumlah gepeng ini terus bertambah meski status penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jawa Barat.

Pantauan Ayobandung.com, jaringan AyoMedia, Minggu (10/5/2020), manusia karung mulai bermunculan sejak awal bulan Ramadan. Mereka mangkal di trotoar jalan protokol dengan ciri khas membawa karung lusuh seolah tengah memulung.

Mereka terdiri dari pria berbagai usia dan wanita dengan membawa balita saat mangkal. Ratusan manusia karung terlihat ramai di jalan utama seperti jalan Gandawijaya, Kolonel Masturi dan jalan Gatot Subroto.

Ichsan (30) Salah seorang manusia karung asal Soreang, Kabupaten Bandung biasa mangkal di Jalan Gandawijaya. Dia mengaku sudah sebulan terakhir melakukan aktivitas memulung dan mengemis di Kota Cimahi.

"Sudah sebulanan disini, sekarang mah rongsokan juga enggak ada. Kadang ada ngasih makanan atau uang," ujarnya.

Salah seorang manusia karung lainnya, Nengsih (37) warga Darangdang, Purwakarta mengaku sudah setahun memulung dan mengemis di Kota Cimahi.

Ia berdalih terpaksa mengais rejeki dengan cara itu karena memiliki tanggungan 4 orang anak, sementara suaminya belum lama ini meninggal dunia.

Nengsih juga membawa serta anak bungsunya yang masih balita saat memulung maupun mengemis. Anak itu terpaksa dibawa karena tidak ada yang mengurus di rumah.

"Saya juga khawatir anak sakit dibawa kerja begini, tapi sudah enggak ada yang ngurus. Bukan supaya dikasihani,"cetusnya.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

3 Doa yang Dianjurkan Diamalkan di Hari Jumat

Jumat, 17 September 2021 | 07:39 WIB

Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak, Diduga Tabrak Gunung

Rabu, 15 September 2021 | 11:18 WIB

Kartu Prakerja Gelombang 21 Bakal Dibuka, tapi Kapan?

Rabu, 15 September 2021 | 11:09 WIB
X