Lima Kepala Daerah se-Wilayah Cirebon Sepakat soal PSBB, Ini Penjelasannya

- Senin, 4 Mei 2020 | 09:41 WIB
Pertemuan lima pimpinan daerah se-Wilayah Cirebon terkait penerapan PSBB (ist)
Pertemuan lima pimpinan daerah se-Wilayah Cirebon terkait penerapan PSBB (ist)

MAJALENGKA, AYOJAKARTA.COM -- Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akan diterapkan di Wilayah Cirebon Rabu (6/5/2020).

Dalam sebuah pertemuan di Kantor Bupati Majalengka, lima pemimpin dari lima daerah di Wilayah Cirebon menyepakati beberapa hal yang terfokus pada mobilitas daerah perbatasan dan kebijakan umum lain.

Kelima daerah itu masing-masing Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan.

Bupati Majalengka, Karna Sobahi membeberkan, mobilitas dibolehkan dilakukan sejumlah kelompok, di antaranya aparatur sipil negara (ASN) yang menjalankan tugas, pekerja, maupun para petani. 

"Untuk kendaraan pengangkut bahan pangan dan ambulans dibolehkan keluar masuk daerah perbatasan," ujarnya seusai pertemuan pada Minggu (3/5/2020) malam.

AYO BACA : Riset Sebut PSBB Jakarta Kurangi Penularan Corona

Selama PSBB diberlakukan, para pemudik yang keluar masuk akan diperiksa petugas di posko perbatasan.

Sementara, kebijakan operasional pasar tradisional diserahkan kepada kota/kabupaten masing-masing, dengan alasan setiap pasar memiliki waktu operasional berbeda.

"Untuk minimarket dan mall buka pukul 08.00 WIB sampai pukul 18.00 yang berlaku se-Wilayah Cirebon," tambahnya.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Polisikan Fatia dan Haris Azhar , Ini Kata Luhut

Senin, 27 September 2021 | 14:57 WIB

Covid-19 Akan Melemah dan Jadi Flu Biasa Kata Ahli

Minggu, 26 September 2021 | 14:57 WIB

Tanya Jawab BSU atau BLT Pekerja Tahap 4 dan Tahap 5

Sabtu, 25 September 2021 | 15:37 WIB

Hampir di 1.300 Sekolah Ditemukan Klaster Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 13:34 WIB
X