Media Asing Puji Gerakan Gotong Royong Warga, tapi Soroti Kelambanan Pemerintah Tangani Corona

- Senin, 27 April 2020 | 20:33 WIB
[Ilustrasi[ Karantina wilayah di Kota Semarang. Salah satu bentuk gotong royong masyarakat Indonesia dengan karantina wilayah mandiri. (Ayojakarta.com/Kemmy Wijaya)
[Ilustrasi[ Karantina wilayah di Kota Semarang. Salah satu bentuk gotong royong masyarakat Indonesia dengan karantina wilayah mandiri. (Ayojakarta.com/Kemmy Wijaya)

 

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Penanganan virus corona di Indonesia mendapatkan sorotan media asing. Menurut mereka, Pemerintah Indonesia lamban menangani kasus virus corona.

Media asing dari Australia, ABC News menilai Indonesia akan kalang kabut menghadapi pandemi corona. Mereka menulis, "Turis beruntung bisa pergi, sementara ada jutaan masyarakat Indonesia yang tak punya jalan keluar."

ABC News menilai pemerintah telah gagal menghadapi pandemi di awal kemunculannya. Namun, mereka luput menyoroti gerakan gotong royong yang justru diinisiasi oleh masyarakat akar rumput.

AYO BACA : Pemerintah Bantah Tudingan Lamban Tangani Virus Corona

Dikutip dari The Diplomat, editor The Jakarta Post, Shane Preuss menyebut selama pandemi corona, gerakan akar rumput di Tanah Air justru yang paling giat memberikan bantuan.

Langkah pemerintah yang yang lamban hingga sikap pemerintah yang denial pada masa awal pandemi ternyata membuat masyarakat turun tangan.

Ia kemudian menyebut sejumlah contoh gerakan, salah satunya yaitu gerakan penggalangan dana di platform kitabisa.com, yang berhasil mengumpulkan dana hingga miliaran rupiah.

Hasilnya, masyarakat berhasil menyumbang alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis, membantu garda terdepan Covid-19 seperti penjual makanan, supir ojek online, hingga pemulung.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Cek! Cara Dapat BLT UMKM Rp 1,2 Juta Tanpa Harus Antre

Minggu, 19 September 2021 | 09:37 WIB

3 Doa yang Dianjurkan Diamalkan di Hari Jumat

Jumat, 17 September 2021 | 07:39 WIB
X