Lebih dari 300 Suku Terancam Punah, Masyarakat Adat Dukung Karantina di Seluruh Papua

- Selasa, 31 Maret 2020 | 08:49 WIB
Suku di Papua (sebentarsaja.com)
Suku di Papua (sebentarsaja.com)

AYOJAKARTA.COM -- Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) dan berbagai organisasi sosial kemasyarakatan mendukung langkah karantina wilayah Papua.

Dukungan ini dikarenakan paling tidak terdapat sebanyak 300 lebih suku di provinsi paling ujung timur Indonesia itu yang sangat rentan mengalami kepunahan jika terserang wabah virus corona.

Wakil Ketua Dewan Nasional AMAN, Abdon Nababan menyatakan bahwa karantina wilayah yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Papua itu harus didukung.

“Kami menyampaikan penghargaan atas inisiatif Pemerintah Provinsi Papua yang telah menutup akses ke Provinsi Papua. Namun disayangkan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Barat belum mengambil tindakan yang sama,” tutur Abdon dalam keterangannya, Senin (30/03/2020).

Abdon mengatakan, Tanah Papua dihuni oleh masyarakat adat yang paling rentan menghadapi serangan pandemi COVID-19. 

“Karena bisa memberikan dampak yang fatal pada pemusnahan suku-suku yang memiliki populasi kecil dan tersebar di daerah pedalaman, sementara infrastruktur dan pelayanan kesehatan yang sangat minim,” jelasnya.

Abdon menyebut, ada sejumlah fakta yang harus dijadikan pemerintah pusat dan daerah sebagai pertimbangan untuk melakukan karantina wilayah di seluruh Tanah Papua.

“Masyarakat adat di Tanah Papua yang lebih dari 300 suku, sebagian besar adalah suku-suku dengan populasi yang kecil sehingga rentan mengalami kepunahan jika berhadapan dengan pandemi virus COVID-19 yang sama sekali tidak kenali oleh masyarakat adat baik penyebarannya maupun penyembuhan bagi penderitanya,” paparnya. 

Kemudian, masyarakat adat di Tanah Papua selama ini masih mengandalkan sistem kesehatan adat. Karena minimnya infrastruktur dan sistem pelayanan kesehatan dan pengobatan dari pemerintah.

Halaman:

Editor: Widya Victoria

Tags

Terkini

X