ITB Setop Kunjungan Tamu dari Negara Terdampak COVID-19

- Senin, 2 Maret 2020 | 14:54 WIB
Konferensi Pers Dies Natalis ke-61 ITB di gedung Sabuga Bandung, Senin (2/3/2020) (Ayobandung.com)
Konferensi Pers Dies Natalis ke-61 ITB di gedung Sabuga Bandung, Senin (2/3/2020) (Ayobandung.com)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Institut Teknologi Bandung (ITB) mengeluarkan surat edaran kepada seluruh civitas akademika untuk mengantisipasi  wabah virus corona atau COVID-19 terutama di lingkungan kampusnya.

Salah satu upaya yang dilakukan itu dengan menangguhkan seluruh kedatangan tamu dari negara-negara terdampak virus tersebut.  

Hal itu disampaikan Sekretaris ITB Widjaja Martokusumo, Senin (3/2/2020). 

Dia  juga mengimbau perjalanan ke luar negeri sebaiknya ditangguhkan untuk keperluan yang bisa ditunda. Namun, untuk perjalanan yang bersifat penting harus mengajukan persetujun kepada pejabat kampus.

"Bagi yang diberikan izin, mohon untuk mengikuti prosedur kesehatan berdasarkan ketentuan Pemerintah Republik Indonesia dan otoritas kesehatan setempat," ujarnya.

Saat ini ITB tengah melangsungkan peringatan Dies Natalis ke-61 di mana di dalam rangkaian acaranya terdapat sejumlah tamu undangan dari luar negeri. Selain itu juga ada prosesi penganugerahan doktor dan profesor kehormatan kepada tiga akademisi asal Australia, Amerika Serikat dan Jerman di gedung Sasana Budaya Ganesha Bandung. 

Widjaja memastikan prosedur keamanan dan kesehatn telah diterapkan dengan ketat.

"Kami pilah secara bertanggung jawab, kalau tidak perlu-perlu amat tidak akan dilakukan. Kami mendatangkan tamu dengan sangat hati-hati. Seluruh warga kampus juga diimbau untuk jaga kebersihan dan kesehatan," pintanya.

Dia juga meminta seluruh warga kampus ITB yang baru mengunjugi negara terdampak terutama China, Korea, Jepang, Singapura, Australia, Malaysia, Vietnam, Thailand, India, Amerika Serikat, Kanada, Italia, Jerman, Perancis, Inggris, Iran, Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, dan Belanda selama satu bulan terakhir agar waspada. 

Halaman:

Editor: Widya Victoria

Tags

Terkini

Hampir di 1.300 Sekolah Ditemukan Klaster Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 13:34 WIB
X