PKS: RUU Minerba Harus Kuatkan BUMN Pertambangan

- Kamis, 13 Februari 2020 | 13:30 WIB
Ilustrasi (shutterstock)
Ilustrasi (shutterstock)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Kontribusi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pertambangan terhadap pendapatan negara bukan pajak (PNBP) sektor tambang, dinilai masih sangat kecil dibandingkan dengan kontribusi badan usaha swasta.  

Untuk itu pemerintah perlu mendorong kinerja BUMN sektor pertambangan ini, agar kontribusinya semakin meningkat di masa-masa yang akan datang.

Kebijakan penguatan BUMN pertambangan di atas, penting untuk dicantumkan secara jelas dalam RUU Minerba yang saat ini baru mulai akan dibahas di DPR.

Anggota Komisi VII dan juga Baleg DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS). Mulyanto menyayangkan rendahnya kontribusi BUMN pertambangan pada pendapatan negara. 

"Pemerintah perlu membina dan mendorong peran dan kinerja BUMN Pertambangan tersebut agar memiliki kinerja yang baik. Jangan malah termarjinalisasi seperti sekarang ini," tegas Mulyanto dalam dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI dengan Dirjen Minerba Kementerian ESDM, di Gedung Nusantara 1, Senayan, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Mulyanto menilai rendahnya kontribusi perusahaan pertambangan negara itu disebabkan oleh rendahnya kinerja investasi yang dialokasikan. 

Dalam RDP itu dirjen Minerba Kementerian ESDM melaporkan bahwa anggaran investasi BUMN sektor minerba hanya sebesar 194 juta dolar AS atau sekitar 2 persen dari total anggaran investasi minerba nasional.  Realisasi dari alokasi anggaran itu pun terbilang rendah yaitu hanya 23 persen dari target.

"Angka-angkanya masih sangat kecil. Saya melihat Pemerintah harus lebih intensif memberi perhatian pada BUMN pertambangan ini jika kelak ingin diandalkan sebagai operator pengelolaan minerba nasional.

Pemerintah harus membuat kebijakan yang memungkinkan perusahaan pertambangan milik negara ini berkembang. "Jika tidak maka kondisinya akan begini saja. Terus termarjinalkan," tegas Mulyanto. 

Halaman:

Editor: Widya Victoria

Tags

Terkini

Cek! Cara Dapat BLT UMKM Rp 1,2 Juta Tanpa Harus Antre

Minggu, 19 September 2021 | 09:37 WIB

3 Doa yang Dianjurkan Diamalkan di Hari Jumat

Jumat, 17 September 2021 | 07:39 WIB
X