Kementerian PUPR Prioritaskan Fasilitas Air Bersih dan Sanitasi Korban Banjir Bandang di Lebak

- Rabu, 8 Januari 2020 | 20:51 WIB
Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Banten Direktorat Jenderal Cipta Karya telah mengirimkan  prasarana dan sarana yang sudah tersebar di beberapa titik posko pengungsi di Kabupaten Lebak. (Birkom Kementerian PUPR)
Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Banten Direktorat Jenderal Cipta Karya telah mengirimkan prasarana dan sarana yang sudah tersebar di beberapa titik posko pengungsi di Kabupaten Lebak. (Birkom Kementerian PUPR)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Dalam masa tanggap darurat, yang paling penting adalah ketersediaan prasarana dan sarana air bersih dan sanitasi untuk keperluan sehari-hari para korban dan pengungsi. 

Hal itu dikatakan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono,  menindaklanjuti kunjungan Presiden Jokowi kepada warga yang terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Lebak, Provinsi Baten, pada Selasa (7/1/2020). 

“Kami sangat peduli dengan air bersih terutama di tempat-tempat pengungsian. Kami juga manfaatkan instalasi pengolahan air minum (IPA) terdekat maupun IPA mobile  untuk mensuplai air bersih, khususnya ke posko pengungsian”, kata Menteri Basuki, Rabu (8/1/2020). 

Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Banten Direktorat Jenderal Cipta Karya telah mengirimkan  prasarana dan sarana yang sudah tersebar di beberapa titik posko pengungsi di Kabupaten Lebak, seperti di Kecamatan Sajira dan Lebak Gedong yang meliputi 4 unit mobil tangki air berkapasitas 4000 liter/detik, 12 unit Hidran Umum berkapasitas 2000 liter/detik, 3 unit tenda pleton pengungsi, Toilet Mobil sebanyak 3 unit, 1 unit  Dump Truck, serta 15 orang petugas.

Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Lebak telah mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur yakni 22 buah jembatan gantung non permanen, 3 buah jembatan gantung non permanen, 3 buah jembatan komposit, 1 buah jembatan rangka, serta 2 buah jalan kabupaten. 

"Dalam dua minggu ini jembatan yang rusak akan kita mulai kerjakan, agar konektivitas antar desa dapat kembali normal," terangnya.

Editor: Aldi Gultom

Tags

Terkini

Virus Corona Tak Akan Hilang, Begini Pesan Dokter Reisa

Selasa, 28 September 2021 | 11:59 WIB

Mudah, Begini Cara Cek NIK KTP Secara Online

Selasa, 28 September 2021 | 09:19 WIB

Kematian Anak Akibat Covid-19 Tinggi

Selasa, 28 September 2021 | 08:26 WIB

Menkes Sebut PTM Bakal Ditiadakan Jika Terjadi Hal Ini

Selasa, 28 September 2021 | 06:55 WIB

Polisikan Fatia dan Haris Azhar , Ini Kata Luhut

Senin, 27 September 2021 | 14:57 WIB

Covid-19 Akan Melemah dan Jadi Flu Biasa Kata Ahli

Minggu, 26 September 2021 | 14:57 WIB

Tanya Jawab BSU atau BLT Pekerja Tahap 4 dan Tahap 5

Sabtu, 25 September 2021 | 15:37 WIB
X