Anggota DPR: Profil Irjen Nana Mirip Wakapolri, Sangat Cocok Memimpin Polda Metro

- Jumat, 27 Desember 2019 | 07:19 WIB
Anggota DPR, Aboebakar Alhabsyi bersama Kapolri Jenderal Pol Idham Azis/@dok pribadi 2019
Anggota DPR, Aboebakar Alhabsyi bersama Kapolri Jenderal Pol Idham Azis/@dok pribadi 2019

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Pengangkatan Irjen Pol Nana Sudjana menjadi Kapolda Metro Jaya yang baru menggantikan posisi Irjen Pol Gatot Eddy Pramono dinilai sangat tepat.

Anggota Komisi III DPR, Aboebakar Alhabsyi mengatakan, Polda Metro memerlukan profil seperti Irjen Nana Surdjana yang tidak banyak bicara, namun banyak aksinya.

"Profilnya mirip dengan kapolda yang lama, kerja sangat taktis, Sehingga langkah yang diambil tidak menimbulkan kontroversi," ujar Aboe di Jakarta.

Latar belakang Irjen Nana Surdjana yang banyak menangani intelkam, dinilainya akan sangat bermanfaat untuk menjaga keamanan ibu kota.

"Beliau pernah dipercaya menjabat direktur Intelkam Polda Metro Jaya, pernah juga menjadi Analis Utama Tingkat III Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Polri. Selain itu beliau pernah memimpin Direktorat Intelkam Polda Jateng," papar Aboe yang juga ketua Mahkamah Kehormatan Dewan DPR.

Kemudian beberapa kali menempati posisi di Baintelkam Polri, yang akhirnya menjadi direktur Intelkam Polda Jatim.

Lebih lanjut Aboe menyebutkan, apresiasi gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) terhadap Irjen Nana adalah salah satu bukti keberhasilan bersangkutan  memimpin institusi dan menjalin hubungan dengan stakeholder.

"Profil yang dapat berkomunikasi dengan baik kepada seluruh pihak seperti beliau ini sangat cocok memimpin Polda Metro, karena Jakarta dihuni banyak pihak dengan berbagai dinamikanya," katanya lagi.

Aboe menegaskan, Kapolri Jenderal Idham Azis tidak salah pilih menunjuk Irjen Nana sebagai Kapolda Metro.

Halaman:

Editor: Widya Victoria

Tags

Terkini

Covid-19 Akan Melemah dan Jadi Flu Biasa Kata Ahli

Minggu, 26 September 2021 | 14:57 WIB

Tanya Jawab BSU atau BLT Pekerja Tahap 4 dan Tahap 5

Sabtu, 25 September 2021 | 15:37 WIB

Hampir di 1.300 Sekolah Ditemukan Klaster Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 13:34 WIB
X